Dosen Universitas Ma Chung Malang Paparkan Peran Mitra Bahasa di Pelatihan BIPA UM

Universitas Ma Chung terus menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan pendidikan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).

Juni 29, 2026 - 19:00
Dosen Universitas Ma Chung Malang Paparkan Peran Mitra Bahasa di Pelatihan BIPA UM

MALANG - Universitas Ma Chung terus menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan pendidikan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).

Kali ini, salah satu dosen Universitas Ma Chung, Yohanna Nirmalasari, S.Pd., M.Pd., hadir sebagai salah satu narasumber utama dalam agenda Pelatihan Mitra Bahasa bagi Calon Mitra Bahasa BIPA yang diselenggarakan oleh BIPA-UPT Pusat Studi Bahasa dan Budaya Indonesia Universitas Negeri Malang pada 29 Juni 2026.

Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh 50 mahasiswa dari berbagai lintas disiplin ilmu di UM, mulai dari Biologi, Tata Busana, Olahraga, Desain Komunikasi Visual (DKV), hingga Pendidikan Bahasa Indonesia.

Menekankan Pentingnya Ruang Komunikasi yang Nyaman

Sebagai salah satu narasumber yang diundang untuk membekali para calon mitra bahasa, Yohanna menyampaikan materi krusial mengenai esensi dan peran nyata mitra bahasa dalam proses pembelajaran.

Ia menjelaskan bahwa mitra bahasa merupakan partner komunikasi yang membantu pemelajar memperoleh pengalaman menggunakan bahasa Indonesia secara alami.

Universitas Negeri Malang

"Mitra bahasa berperan untuk menjadi partner komunikasi. Mitra bahasa yang efektif bukanlah orang yang berbicara dengan sempurna, tetapi orang yang menciptakan ruang komunikasi yang sempurna," ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kemampuan membangun interaksi yang nyaman lebih penting daripada sekadar penguasaan bahasa yang sempurna.

Kolaborasi Lintas Institusi

Selain Yohanna Nirmalasari, S.Pd., M.Pd., dari Universitas Ma Chung, pelatihan ini juga menghadirkan dua narasumber lainnya untuk memberikan pembekalan yang komprehensif.

Mereka adalah Dr. Ari Kusmiatin, M.Hum. (Universitas Negeri Yogyakarta) yang mengupas tuntas pentingnya pemahaman lintas budaya (cross-cultural understanding) dan Mufidah Nur Amalia (BINUS University Malang) yang membahas praktik baik menjadi mitra bahasa.

Keterlibatan dosen Universitas Ma Chung dalam forum strategis ini menegaskan komitmen universitas dalam mendukung terciptanya ekosistem pembelajaran BIPA yang komunikatif, inklusif, dan berwawasan global.

Melalui pelatihan ini, seluruh peserta yang hadir disiapkan tidak hanya menjadi pendamping bahasa yang andal, tetapi juga menjadi duta budaya yang mampu memperkenalkan keberagaman Indonesia kepada dunia. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow