Dorong Regenerasi Petani, Polbangtan Malang dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu Berkolaborasi
Polbangtan Malang menerima kunjungan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu dalam upaya kolaborasi mendorong regenerasi petani.
MALANG Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) menerima kunjungan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Jumat (27/2/2026). Kunjungan yang dipimpin Kepala Dinas Hendry Suseno tersebut disambut oleh Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Hamyana.
Pertemuan ini bertujuan menjajaki peluang kerja sama dalam penerimaan mahasiswa baru (PMB) Polbangtan Malang, sekaligus membuka peluang kolaborasi di berbagai bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM) pertanian ke depan.
Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Polbangtan Malang, Hamyana, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat regenerasi petani.
“Kami di Polbangtan Malang sangat terbuka terhadap berbagai bentuk kemitraan yang memberikan manfaat dalam pembangunan SDM pertanian. Saat ini, regenerasi petani menjadi kebutuhan mendesak untuk mendukung ketahanan pangan yang telah dicanangkan pemerintah. Sebagai salah satu lembaga pendidikan vokasi di bawah Kementerian Pertanian, Polbangtan Malang berkomitmen mencetak SDM pertanian unggul,” ujarnya.
Ia menambahkan, Polbangtan Malang membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun 2026 melalui berbagai jalur seleksi, termasuk jalur kerja sama dalam dan luar negeri.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan Kota Batu, Hendry Suseno, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Polbangtan Malang serta menegaskan pentingnya regenerasi petani di wilayahnya.
“Regenerasi petani di Kota Batu sangat diperlukan. Saat ini sebagian besar petani sudah berusia lanjut, sehingga diperlukan SDM pertanian muda yang mampu menghadirkan inovasi dan mengembangkan sektor pertanian daerah,” katanya.
Menurutnya, rencana kerja sama ini juga sejalan dengan program Pemerintah Kota Batu yang menargetkan lahirnya 1.000 sarjana dari berbagai bidang, termasuk pertanian. Melalui kerja sama dengan Polbangtan Malang, pemerintah daerah berharap dapat memfasilitasi generasi muda untuk menempuh pendidikan vokasi pertanian dan kembali membangun sektor pertanian di daerahnya.
“Kami berharap penjajakan ini dapat segera ditindaklanjuti melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), sehingga putra-putri terbaik Kota Batu dapat menempuh pendidikan di Polbangtan Malang dan menjadi SDM pertanian unggul yang memberi dampak nyata bagi pembangunan pertanian, khususnya di Kota Batu,” jelasnya.
Melalui inisiatif ini, Polbangtan Malang kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah guna mendorong lahirnya generasi muda pertanian yang profesional, inovatif, dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan sektor pertanian nasional (*)
Apa Reaksi Anda?