Dari Jelantah Jadi Aromaterapi, Mahasiswa KSM UNISMA Dampingi Ibu PKK Dusun Konang Sidorejo Jabung

Upaya meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus menjaga lingkungan dilakukan oleh mahasiswa KSM UNISMA Kelompok 20 melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi

Februari 21, 2026 - 14:03
Dari Jelantah Jadi Aromaterapi, Mahasiswa KSM UNISMA Dampingi Ibu PKK Dusun Konang Sidorejo Jabung

MALANG Upaya meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus menjaga lingkungan dilakukan oleh mahasiswa KSM UNISMA Kelompok 20 melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah di Dusun Konang, Desa Sidorejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Kegiatan ini menyasar ibu-ibu PKK sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis limbah rumah tangga. Kegiatan ini digelar di Dusun Konang, Desa Sidorejo, Kecamatan Jabung pada Kamis, 12 Februari.

Pelatihan yang dilaksanakan di salah satu rumah warga tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Para ibu PKK terlihat aktif mengikuti setiap tahapan proses, mulai dari penyaringan minyak jelantah, pencampuran bahan, pemanasan, hingga pemberian aroma dan pencetakan lilin.

Ketua Kelompok 20, Hilmi, menjelaskan bahwa program ini dipilih karena minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang sering kali dibuang begitu saja dan berpotensi mencemari lingkungan.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan solusi sederhana namun bernilai ekonomi. Minyak jelantah yang biasanya tidak terpakai dapat diolah menjadi lilin aromaterapi yang memiliki nilai jual. Harapannya, ibu-ibu PKK bisa mengembangkan ini menjadi peluang usaha rumahan,” ujar Hilmi.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/

Menurutnya, proses pembuatan lilin aromaterapi relatif mudah dan tidak membutuhkan modal besar. Selain itu, produk ini memiliki pasar yang cukup luas karena dapat digunakan sebagai pengharum ruangan, relaksasi, maupun souvenir.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KSM UNISMA Kelompok 20, Itznaniyah Umie Murniatie, M.Pd, menyampaikan apresiasi terhadap program yang dilaksanakan mahasiswa karena dinilai selaras dengan kebutuhan masyarakat serta memiliki dampak langsung.

Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan hanya melatih keterampilan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa limbah rumah tangga dapat menjadi sumber nilai ekonomi apabila dikelola dengan tepat.

Ketua PKK Dusun Konang, Rini, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pelatihan ini membuka wawasan baru bagi para ibu rumah tangga dalam memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai guna.

“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa KSM UNISMA. Selama ini minyak jelantah hanya dibuang atau dijual murah. Setelah mendapat pelatihan ini, kami jadi tahu bahwa ternyata bisa diolah menjadi lilin aromaterapi yang cantik dan bernilai jual. Ini bisa menjadi tambahan penghasilan bagi ibu-ibu di sini,” tutur Bu Rini.

Ia juga berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dengan pendampingan pemasaran dan pengemasan produk agar hasilnya lebih maksimal dan mampu bersaing di pasaran.

Selain berdampak pada peningkatan ekonomi, program ini juga memberikan edukasi tentang pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan. Dengan mengolah minyak jelantah menjadi produk kreatif, masyarakat turut berkontribusi dalam mengurangi pencemaran lingkungan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan diskusi mengenai strategi pengemasan serta peluang pemasaran produk lilin aromaterapi. Semangat kolaborasi antara mahasiswa KSM UNISMA dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi serta keberlanjutan program di Dusun Konang Sidorejo Jabung, Kabupaten Malang. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow