Yandri Sutanto Raih Penghargaan Lingkungan dari GCI  

Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto meraih penghargaan terkait lingkungan dari Green Climate International (GCI). ...

Maret 2, 2023 - 22:30
Yandri Sutanto Raih Penghargaan Lingkungan dari GCI  

TIMESINDONESIA – Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto meraih penghargaan terkait lingkungan dari Green Climate International (GCI).

Kedatangan Chairman of The Board GCI Fahad Attamimi dan stafnya Roland disambut dengan hangat di ruang kerja pimpinan MPR, Lt.9, Komplek Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta.

GCI merupakan organisasi asal Belanda yang bergerak, konsen, dan peduli pada masalah lingkungan hidup. CGI merupakan salah satu organisasi lingkungan hidup dunia. Meski berada di Eropa namun tokoh-tokoh GCI adalah orang-orang Indonesia.

Yandri Sutanto merasa bangga sebagai salah satu orang Asia dan Indonesia yang diakui oleh organisasi tersebut yang mampu menginisiasi masyarakat berperan dalam lingkungan hidup. Disebut GCI saat ini tengah konsen memperhatikan keberadaan lingkungan di Indonesia.

Pria asal Bengkulu itu mengakui bahwa sejak kecil sudah peduli pada masalah lingkungan hidup. Di kampung halamannya, di Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, ia sudah mengkampanyekan Gerakan menanam pohon dan menjaga kebersihan di tempat-tempat publik seperti pemandian umum.

“Ketika masyarakat belum paham akan pentingnya lingkungan yang lestari dan hijau, saya sudah melakukan aksi nyata tentang lingkungan,” ujarnya.

Dengan demikian bila Chairman of The Board GCI Fahad Attamimi datang untuk memberi penghargaan kepada dirinya hal demikian menurutnya nyambung dengan semangat dirinya. Untuk itu ia akan mendukung GCI. Dirinya berharap semua komponen dan stakeholder yang ada di Indonesia perlu menyambut baik kehadiran organisasi itu.

“Jangan sampai ada kecurigaan dan penghalangan terhadap organisasi apapun,” tuturnya.

Yandri Sutanto mengatakan semua pihak wajib mendukung organisasi seperti ini sebab cita-citanya sangat mulia yakni bagaimana lingkungan terselamatkan  yang ujungnya pada keselamatan manusia sebagai penghuni di muka bumi ini.  “Paru-paru dunia kan ada di Indonesia,” tegasnya.

Yandri Susanto mengucapkan terima kasih kepada GCI atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan yang diberikan menjadi pemacu dan pemicu untuk bagi dirinya untuk terus berkonsentrasi dan berkontribusi kepada lingkungan.

Kedatangan GCI ke Indonesia dikatakan sangat tepat. Ia berharap organisasi ini bisa bekerja sama dengan Pemerintah, Lembaga negara, LSM, dan pihak-pihak yang peduli pada lingkungan hidup. “Saya harap demikian sebab cita-cita kita bagaimana menekan laju kerusakan lingkungan bisa terjadi,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan bersama dengan GCI kita recovery lingkungan yang sudah rusak. Dikembalikan ke fungsinya. Bila tidak ada orang yang peduli untuk perbaikan maka dunia akan menuju ke kegelapan. “Maka sekali lagi saya berterima kasih kepada GCI yang punya kepedulian yang luar biasa,” ujarnya.

Yandri Susanto mengatakan tidak ada alasan kalau pemerintah Indonesia tidak mendukung GCI. Kita malah harus berterima kasih kepadanya sebab sudah disadarkan akan arti penting lingkungan hidup. 

Menurut Fahad, GCI dibentuk untuk mendukung kelestarian lingkungan hidup di dunia. Diakui kerusakan lingkungan hidup yang ada sudah demikian parah. Untuk itu GCI bergerak agar bagaimana masalah recovery hutan, air, dan yang lainnya bisa tercipta. Dirinya senang ketika pemerintah tengah membangun green energy, mobil listrik, dan langkah-langkah penyelamatan lainnya yang semuannya bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan polusi.

GCI datang ke Indonesia untuk mencari dukungan sebab negara ini saat ini memiliki peran yang penting dalam percaturan dunia. Dukungan dari Indonesia disebut sangat strategis. “Indonesia wilayahnya sangat luas sehingga peran yang ada sangat dibutuhkan dunia,” paparnya.

Kepada Yandri Susanto, GCI menyampaikan pesan akan datangnya bahaya kerusakan lingkungan yang disebabkan polusi. Polusi yang ada disebut tidak hanya menyebakan udara tercemar namun juga sudah memberi dampak pada kematian bayi. “Untuk itu kunjungan GCI mohon didukung dan di-suport,” ujarnya. GCI pun siap membantu pemerintah dan orang-orang Indonesia yang ingin membangun jaringan dan kerja sama dengan pihak-pihak yang peduli lingkungan di Eropa.

Fahad mengatakan, penghargaan yang diberikan kepada Yandri Susanto terkait kepedulian terhadap masalah lingkungan dan menyatakan siap untuk membantu GCI. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow