Wujudkan Desa Mandiri Obat, 53 Mahasiswa KSM-T Unisma Hijaukan Desa Jabung dengan Bibit TOGA
Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan, sebanyak 53 mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi Tematik (KSM-T) Universitas Islam Malang (Unisma)
MALANG Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan, sebanyak 53 mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi Tematik (KSM-T) Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar program unggulan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Jabung, Kabupaten Malang. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis (17-18/2/2025), ini dilaksanakan secara serentak di lahan milik desa.
Aksi lingkungan ini melibatkan kolaborasi masif dari empat kelompok KSM-T Unisma yang terbagi dalam zona wilayah strategis: Kelompok 05 di Dusun Krajan, Kelompok 06 di Dusun Mindi, Kelompok 07 di Dusun Gunung Kunci, dan Kelompok 08 di Dusun Boro Jabung. Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta fasilitas bagi warga desa agar mampu menyediakan obat-obatan alami secara mandiri dan murah di lingkungannya masing-masing.
Kehadiran mahasiswa di lapangan mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Jabung. Sekretaris Desa, Bapak Ahmad Syaifudin, S.Pd., terpantau turun langsung melakukan pemantauan di titik penanaman guna memastikan koordinasi antara mahasiswa dan warga berjalan optimal. Tidak hanya staf administrasi, Kepala Desa Jabung, Ibu Anik Sri Hartatik, SE., MM., turut memberikan teladan nyata dengan terjun langsung menanam bibit TOGA bersama para mahasiswa.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
"Inisiatif dari mahasiswa KSM-T Unisma ini sangat luar biasa. Kami berharap penanaman TOGA ini tidak hanya berhenti pada simbolis saja, tetapi benar-benar dirawat oleh warga sehingga Desa Jabung bisa menjadi desa mandiri obat yang asri dan produktif," ujar Ibu Anik di sela-sela kegiatannya.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Prof. Dr. Nour Athiroh Abdoes Sjakoer, S.Si., M.Kes., menyatakan kebanggaannya atas dedikasi para mahasiswa. Sebagai pakar di bidangnya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian akademisi dalam mendukung ketahanan kesehatan nasional yang dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga. Dukungan penuh beliau berikan agar program ini menjadi pilot project yang berkelanjutan di masa depan.
Selama dua hari pelaksanaan, sebanyak 53 peserta KKN tampak antusias untuk menanam berbagai jenis tanaman herbal seperti jahe, kencur, temulawak, serai, binahong, bidara, pandan hingga bunga telang . Dengan adanya program ini, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Jabung terhadap pentingnya "apotek hidup" semakin meningkat demi mewujudkan kampung yang sehat dan sejahtera. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
*)Pewarta: Khoirunnisa Saka, Mahasiswa KSM-T Universitas Islam Malang (UNISMA)
Apa Reaksi Anda?