Wabup Malang Dorong Kesejahteraan Guru PAUD, Tekankan Peran Pendidikan Usia Dini
Wabup Malang Lathifah Shohib berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru PAUD nonformal di bawah Muslimat NU demi menjaga kualitas pendidikan karakter anak.
MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang terus berupaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, termasuk guru pendidikan nonformal yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Muslimat NU. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, di hadapan para guru PAUD se-Kabupaten Malang, Sabtu (11/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Lathifah menegaskan bahwa peran guru PAUD sangat strategis dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Menurutnya, pendidikan pada tahap awal merupakan fondasi krusial bagi perkembangan anak di masa depan.
“Kita mengingatkan kembali bahwa peran IG PAUD sangat penting dalam mendidik anak usia dini. Kami berharap anak-anak bisa mendapatkan pendidikan awal yang baik, terutama pendidikan agama agar mereka nantinya menjadi generasi yang saleh,” ujar Lathifah.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya menghadirkan kebijakan yang mendukung peningkatan kesejahteraan guru. Hal ini termasuk bagi guru nonformal yang selama ini memiliki peran besar namun kerap menghadapi keterbatasan dukungan finansial maupun fasilitas.
Kesejahteraan Sebagai Kunci Kualitas Pendidikan
Lathifah menilai kesejahteraan guru merupakan faktor penentu dalam menjaga kualitas pendidikan. Guru yang sejahtera diyakini akan lebih optimal dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik, pembimbing, sekaligus pembentuk karakter generasi muda.
Selain aspek kesejahteraan, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Sinergi ini dinilai penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkelanjutan bagi anak usia dini.
“Pendidikan anak usia dini merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Dukungan terhadap tenaga pendidik menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menciptakan generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing,” tegasnya.
Dorong Inovasi dan Kompetensi Guru
Di sisi lain, Lathifah mendorong para guru PAUD untuk terus meningkatkan kompetensi dan inovasi dalam metode pembelajaran. Hal ini bertujuan agar para pendidik mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan keagamaan.
Ia juga mengapresiasi keberadaan organisasi seperti Ikatan Guru (IG) PAUD yang dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat jejaring antarpendidik, sekaligus menjadi wadah berbagi pengalaman dan peningkatan kapasitas secara kolektif. (*)
Apa Reaksi Anda?