UNUSIDA Terjunkan 39 Relawan Pantau Pilkades Serentak di Sidoarjo

UNUSIDA menerjukan relawan yang terdiri dari unsur dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, hingga tenaga operasional kampus untuk memantau Pilkades Serentak Sidoarjo.

Mei 24, 2026 - 16:31
UNUSIDA Terjunkan 39 Relawan Pantau Pilkades Serentak di Sidoarjo

SIDOARJO - Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menerjunkan 39 relawan mahasiswa untuk bergabung dalam tim monitoring dan evaluasi (monev) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sidoarjo, Minggu (24/5/2026).

Puluhan relawan tersebut disebar ke berbagai titik pelaksanaan Pilkades guna membantu proses pemantauan jalannya pesta demokrasi tingkat desa. Tahun ini, sebanyak 80 desa di 17 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo menggelar Pilkades secara serentak.

Ketua Tim Relawan UNUSIDA, Moch Fabet Ali Thoufan, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan monitoring bukan hanya bentuk dukungan terhadap demokrasi desa, tetapi juga bagian dari pengabdian masyarakat dan pembelajaran langsung di lapangan.

Menurutnya, mahasiswa perlu memahami secara nyata dinamika sosial dan proses demokrasi yang berlangsung di tengah masyarakat, tidak hanya melalui teori di ruang kelas.

UNUSIDA

“Kegiatan ini menjadi ruang belajar yang sangat penting bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya mempelajari teori demokrasi, tetapi juga melihat langsung bagaimana proses demokrasi berjalan di tingkat desa,” ungkapnya.

Fabet menjelaskan, relawan yang diterjunkan terdiri dari unsur dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, hingga tenaga operasional kampus. Mereka bertugas melakukan observasi lapangan, dokumentasi kegiatan, serta memastikan proses Pilkades berlangsung sesuai prosedur dan prinsip demokrasi.

“Relawan membantu memantau agar pelaksanaan Pilkades berjalan aman, tertib, dan sesuai regulasi yang berlaku,” katanya.

Ia menambahkan, pengalaman terlibat langsung dalam kegiatan monitoring diharapkan dapat membentuk karakter mahasiswa agar lebih kritis, memiliki tanggung jawab sosial, serta mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi di masyarakat.

Selain itu, keterlibatan dalam tim monitoring juga menjadi sarana pengembangan kompetensi civitas akademika UNUSIDA, mulai dari kemampuan observasi, komunikasi, analisis situasi, hingga penyusunan dokumentasi lapangan.

Fabet menegaskan, pihaknya terus mendorong mahasiswa untuk aktif hadir di tengah masyarakat dan terlibat dalam agenda strategis daerah, termasuk dalam menjaga kualitas demokrasi lokal.

UNUSIDA

“Seluruh relawan diharapkan menjadi representasi generasi muda yang aktif, responsif, dan berintegritas dalam mendukung pembangunan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, Yustina Tri Prastiwi, mengapresiasi kontribusi civitas akademika UNUSIDA dalam mendukung suksesnya Pilkades serentak di Kabupaten Sidoarjo.

Menurutnya, keberadaan tim monitoring dan evaluasi sangat penting untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan tertib, aman, transparan, dan lancar.

“Tim Monev bertugas meninjau langsung pelaksanaan demokrasi di tingkat desa agar berjalan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Yustina menambahkan, hasil monitoring nantinya akan menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Sidoarjo. Temuan di lapangan diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan kebijakan penyelenggaraan demokrasi desa pada masa mendatang.

“Kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah sangat penting dalam menjaga kualitas demokrasi lokal. Kehadiran sivitas akademika sebagai relawan juga memperkuat partisipasi generasi muda dalam kehidupan demokrasi,” ucapnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow