TMMD ke-129 Resmi Digelar di Desa Bulu Lor Jambon Ponorogo

TMMD ke-129 di Bulu Lor, Jambon, Ponorogo, satukan TNI, pemda, dan warga membangun infrastruktur, tingkatkan akses, ekonomi desa, dan semangat gotong royong.

Juli 15, 2026 - 15:00
TMMD ke-129 Resmi Digelar di Desa Bulu Lor Jambon Ponorogo

PONOROGO -

Langkah konkret pemerataan pembangunan di wilayah pelosok kembali digulirkan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129. Upacara pembukaan program lintas sektoral ini dipusatkan di Lapangan Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo,  Rabu (15/7/2026).
​Mengusung tema besar "Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa", program ini menjadi simbol kolaborasi solid antara jajaran TNI, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat, yang akan berlangsung 15 Juli 2026 hingga 15 Agustus 2026.
​Upacara pembukaan TMMD ke-129, dihadiri langsung oleh Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, Dandim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farouk Saputra, jajaran Forkopimda Ponorogo, kepala OPD Pemkab Ponorogo, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, hingga warga setempat yang menyambut antusias program ini.

​Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara menekankan pentingnya sinergitas tanpa batas antara pemerintah, TNI, dan warga desa. Menurutnya, TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan wadah merawat kembali semangat gotong royong bangsa.
​"Kehadiran TMMD ke-129 di Kecamatan Jambon ini merupakan momentum penting untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah yang membutuhkan sentuhan infrastruktur. Kami berharap program ini tidak hanya membuka aksesibilitas wilayah, tetapi juga memantik roda perekonomian lokal agar masyarakat Desa Bulu Lor dan sekitarnya bisa lebih mandiri dan sejahtera," ujar Lisdyarita dalam arahannya.
​Ia juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk merawat dan menjaga hasil-hasil pembangunan yang nantinya akan dikerjakan bersama-sama selama program berlangsung.
​Senada dengan hal tersebut, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat. TMMD dinilai sebagai bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang tidak boleh luntur oleh zaman.
​"TMMD ke-129 di Ponorogo ini adalah implementasi dari pengabdian tanpa batas TNI untuk rakyat. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran prajurit di lapangan benar-benar memberikan dampak langsung yang positif bagi produktivitas masyarakat. Lewat kebersamaan ini, kita rajut kembali nilai-nilai kebangsaan," tegas Kolonel Arm Untoro Hariyanto, kepada media.

​Sementara itu, Dandim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farouk Saputra selaku Dansatgas TMMD ke-129 membeberkan sejumlah sasaran fisik infrastruktur yang akan digarap secara intensif di wilayah Kecamatan Jambon.
​Letkol Arh Farouk merinci beberapa program prioritas yang akan dilaksanakan, antara lain:
​Peningkatan Akses Jalan: Pengerasan dan makadam jalan guna memperlancar mobilitas pertanian dan transportasi warga.
​Pembangunan Infrastruktur Air & Sanitasi: Pembenahan saluran irigasi guna menyokong sektor pertanian lokal, serta pembuatan MCK umum.
Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 

Perbaikan hunian warga kurang mampu agar lebih sehat dan layak ditempati.
​Fasilitas Umum: Renovasi tempat ibadah serta sarana prasarana penunjang aktivitas sosial kemasyarakatan.
​"Seluruh sasaran fisik yang kami pilih didasarkan pada kebutuhan mendasar masyarakat Kecamatan Jambon. Target kami, pengerjaan ini tidak hanya selesai tepat waktu, namun juga memiliki kualitas material yang prima sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang oleh warga," tukas Letkol Arh Farouk Saputra.

​Selain fokus pada pembangunan fisik, TMMD ke-129 di Ponorogo kali ini juga akan diisi dengan berbagai kegiatan non-fisik, seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, hingga pelatihan UMKM guna memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi warga desa. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow