Diduga Jatuh dari Balkon RS Hermina Madiun, Bocah Tujuh Tahun Meninggal

Bocah laki-laki tersebut sempat menjalani perawatan. Namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia pada Kamis (30/4/2026).

Mei 1, 2026 - 16:31
Diduga Jatuh dari Balkon RS Hermina Madiun,  Bocah Tujuh Tahun Meninggal

MADIUN - Bocah berusia tujuh tahun meninggal dunia diduga setelah terjatuh dari balkon RS Hermina Madiun. Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (29/4/2026) lalu.

Bocah laki-laki tersebut sempat menjalani perawatan. Namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia pada Kamis (30/4/2026).

Kejadian tersebut dilaporkan pihak manajemen rumah sakit ke polisi.

Petugas dari Polres Madiun Kota mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan. Kepala Satreskrim Polres Madiun Kota AKP Agus Riyadi mengungkapkan peristiwa terjadi pada Rabu (29/4/2026).

"Piket SPKT menerima aduan masyarakat ada anak terjatuh di RS Hermina sekira pukul 14.00 WIB. Petugas piket reskrim mendatangi lokasi untuk olah TKP, " ungkap Agus, Kamis (1/5/2026).

Bangunan RS Hermina Madiun tampak dari depanBangunan RS Hermina Madiun tampak dari depan. (FOTO: Yupi Apridayani/Madiun)

Berdasarkan keterangan saksi, bocah berinisial AZ tersebut ditemukan tergeletak di area parkir mobil rumah sakit di Jalan Ringroad Madiun, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Ditemukan luka-luka di beberapa bagian tubuh. Saat polisi datang, bocah tersebut sudah mendapatkan perawatan di ICU. "Apakah jatuh dari lantai dua atau tiga masih menunggu hasil penyelidikan," jelasnya.

Saat kejadian, bocah berkebutuhan khusus tersebut sedang menjalani terapi di klinik tumbuh kembang yang berada di lantai empat.

Ketika pendamping sedang berkonsultasi, bocah tersebut lepas pengawasan. Selesai terapi keberadaannya tidak diketahui.

"Jadi anak itu mungkin karena hiperaktif tidak ada di tempat. Dicari tidak menemukan. Ada saksi yang menemukan di parkiran mobil sebelah utara," kata Agus.

memberi keterangan persKasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Agus Riyadi bersama Kanit PPA dan Kasi Humas saat memberi keterangan pers. (FOTO: Yupi Apridayani/TIMESIndonesia) 

Polisi masih mengumpulkan data dan bukti untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya bocah yang disebut tinggal di Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun.

Setelah dirawat di ICU bocah itu dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (30/4/2026) pukul 07.50 WIB. Keluarga menolak dilakukan autopsi untuk keperluan penyelidikan.

"Saat dirawat sudah dilakukan visum. Nanti visum itu yang kami minta," kata Agus.

Belum bisa disimpulkan apakah ada unsur kelalaian, kesengajaan atau murni kecelakaan atas kejadian tersebut.

Sementara ini baru tiga orang saksi yang dimintai keterangan.   Sikap pihak keluarga atas kejadian ini juga belum diketahui. "Nanti akan ada gelar perkara," ujar Agus.

Pihak RS Hermina Madiun belum bisa dikonfirmasi atas kejadian tersebut. Petugas front office mengatakan pejabat humas RS tidak berada di tempat.

Sementara di area parkir tempat ditemukan tubuh bocah yang diduga terjatuh dari balkon tidak terlihat bekas olah TKP.  Baik police line maupun sketsa TKP. Bagian balkon RS hanya dibatasi tembok tinggi tanpa pengaman pagar atau teralis. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow