Bersih Desa Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Pelayanan Pemerintah kepada Masyarakat

Tradisi bersih desa harus menjadi momentum refleksi bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk mengevaluasi capaian pembangunan.

Juni 21, 2026 - 20:49
Bersih Desa Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Pelayanan Pemerintah kepada Masyarakat

MALANG - Banyak desa di Kabupaten Malang yang melakukan bersih desa di pertengahan Juni 2026 ini, atau bertepatan bulan Muharram (Suro).

Seperti yang dilakukan Desa Bedali, Kecamatan Lawang, pada Sabtu, (20/6/2026) malam. Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib menilai, tradisi Bersih Desa tidak semestinya dimaknai hanya sebagai agenda tahunan atau pelestarian budaya semata.

Lebih dari itu, tradisi tersebut harus menjadi momentum refleksi bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus memperbaiki berbagai kekurangan yang masih ada.

Menurut Lathifah, budaya Bersih Desa yang telah diwariskan turun-temurun memiliki makna mendalam karena mengandung nilai kebersamaan, rasa syukur, sekaligus semangat untuk terus memperbaiki kehidupan masyarakat.

"Bersih Desa seperti ini harus mampu menjadi cerminan refleksi diri kita, untuk dapat melakukan evaluasi terhadap berbagai keberhasilan yang telah diraih agar dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Sedangkan terhadap hal-hal yang belum berhasil, untuk dapat diperbaiki dan diupayakan di masa mendatang," ujarnya.

Ia menilai, tradisi tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat. Karena itu, kegiatan budaya harus mampu menjadi energi bersama dalam mewujudkan kesejahteraan warga.

"Mudah-mudahan kegiatan ini mampu menjadi media pemersatu guna meningkatkan motivasi bagi masyarakat dan jajaran aparatur Pemerintah Desa dalam mewujudkan cita-cita kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat," kata Lathifah.

Lebih jauh, Wakil Bupati menegaskan bahwa pemerintah desa memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan daerah. Sebab, desa merupakan ujung tombak pelayanan publik sekaligus pihak yang paling dekat dengan masyarakat.

Karena itu, kualitas pelayanan pemerintah desa akan sangat menentukan keberhasilan pembangunan pada level yang lebih tinggi.

"Implikasi baik atau buruknya kinerja Pemerintah Desa, sangat berpengaruh pula terhadap baik atau buruknya kinerja pemerintah pada level di atasnya, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga pusat," tegasnya.

Lathifah pun meminta seluruh aparatur Desa Bedali untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta tidak berhenti menggali potensi yang dimiliki desa.

Menurutnya, desa memiliki banyak peluang untuk berkembang melalui sektor pertanian, perkebunan, peternakan, pariwisata maupun usaha mikro dan kecil yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

Ia berharap pemerintah desa mampu menghadirkan program-program unggulan yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

"Harapannya masyarakat juga semakin aktif, semakin produktif dan semakin kreatif, sehingga harmonisasi serta sinergi antara Pemerintah Desa Bedali dengan masyarakatnya dapat menjadi satu kekuatan besar, yang pada gilirannya mampu membawa Desa Bedali menjadi desa unggulan di Kabupaten Malang," pungkasnya.

Dalam rangkaian Bersih Desa Bedali tahun ini, masyarakat juga disuguhi pagelaran wayang kulit dengan lakon Lumbung Selayur (Bimo Kudro) yang dibawakan Ki Dalang Hadi Siswoko serta dimeriahkan penampilan Andik TB dan Cak Slendro. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow