Unipma Madiun Perkenalkan Website Wisata Sejarah dan Sekretariat Heritage Walk di Pangongangan

Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik Unipma Madiun (Universitas PGRI Madiun) meluncurkan portal wisata sejarah berbasis digital sekaligus membuka sekretariat Heritage Walk & City

Juni 24, 2026 - 15:10
Unipma Madiun Perkenalkan Website Wisata Sejarah dan Sekretariat Heritage Walk di Pangongangan

MADIUN - Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik Unipma Madiun (Universitas PGRI Madiun) meluncurkan portal wisata sejarah berbasis digital sekaligus membuka sekretariat Heritage Walk & City Tour Pokdarwis Kawista Prawiro Pangongangan di Jalan Pandan Nomor 2, Kelurahan Pangongangan, Kota Madiun, Minggu (22/6/2026). Kehadiran platform tersebut diharapkan menjadi sarana promosi sekaligus pusat informasi wisata sejarah yang terintegrasi bagi masyarakat dan wisatawan.

Peresmian website wisata sejarah itu dilakukan oleh Plt. Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun. Acara tersebut juga dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, komunitas sejarah, tokoh masyarakat, hingga tim pengembang dari Unipma Madiun bersama mitra industri.

Pengembangan portal digital tersebut dipimpin Ketua Program Studi Sistem Informasi Unipma Madiun, Ridho Pamungkas, S.Kom., M.Kom. Ia menjelaskan bahwa website dirancang untuk menyajikan informasi destinasi wisata sejarah di Kelurahan Pangongangan dalam bentuk paket perjalanan yang terstruktur.

“Kelurahan Pangongangan memiliki belasan titik wisata sejarah yang saling berkaitan. Melalui konsep paket wisata, pengunjung dapat memperoleh pengalaman yang lebih utuh mengenai perjalanan sejarah kawasan tersebut,” ujar Ridho.

Menurutnya, sejumlah lokasi yang menjadi bagian dari paket wisata meliputi Pohon Kembar, Pengungsen, Pangeranan, hingga kawasan Keraton yang memiliki nilai historis dalam perkembangan Kota Madiun pada masa lalu.

Plt. Wali Kota Madiun - 1

Ridho menuturkan bahwa pengembangan website telah dimulai sejak tahun lalu melalui program Pengabdian kepada Masyarakat yang memperoleh dukungan pendanaan dari LPPM Universitas PGRI Madiun. Program tersebut kemudian berlanjut pada tahun ini melalui hibah Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Dalam penyusunan konten sejarah, tim pengembang menggandeng berbagai pihak, termasuk komunitas Historie van Madiun (HVM), Pemerintah Kota Madiun, Kelurahan Pangongangan, serta CV Pandawa Digital Media. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan informasi yang tersaji memiliki dasar data yang jelas dan tersusun secara sistematis.

Selain menjadi media promosi, website juga dirancang sebagai pusat informasi digital yang dapat diakses masyarakat luas, termasuk wisatawan dari luar daerah maupun luar negeri. Ridho menilai website memiliki jangkauan yang lebih luas dibandingkan media sosial karena mampu menyediakan informasi secara lebih lengkap dan mudah ditemukan pengguna.

Tidak hanya membangun platform digital, tim Universitas PGRI Madiun juga menyiapkan program peningkatan kapasitas sumber daya manusia, seperti pelatihan pemandu wisata dan pembelajaran bahasa Inggris guna mendukung pelayanan wisatawan mancanegara.

Lebih lanjut, masyarakat Kelurahan Pangongangan turut mendapatkan pelatihan pengelolaan website agar mampu mengoperasikan dan mengembangkan sistem secara mandiri. Ke depan, model pengembangan informasi wisata sejarah tersebut ditargetkan dapat diperluas ke seluruh kelurahan di Kecamatan Manguharjo.

Melalui program ini, Unipma Madiun berharap pemanfaatan teknologi informasi dapat memperkuat promosi wisata sejarah, meningkatkan kemampuan digital masyarakat, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi lokal berbasis potensi budaya dan sejarah daerah. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow