TMMD 128 Gresik Perkuat Desa Slempit lewat Sosialisasi Kamtibmas dan Perpolisian Masyarakat

TMMD 128 Gresik menggencarkan program non-fisik melalui sosialisasi perpolisian masyarakat di Desa Slempit guna memperkuat keamanan warga.

April 30, 2026 - 13:00
TMMD 128 Gresik Perkuat Desa Slempit lewat Sosialisasi Kamtibmas dan Perpolisian Masyarakat

GRESIK - TMMD 128 Gresik tidak hanya identik dengan pembangunan jalan, waduk, atau infrastruktur desa. Di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, program TNI Manunggal Membangun Desa juga bergerak pada penguatan sumber daya sosial melalui sosialisasi Perpolisian Masyarakat sebagai bagian dari strategi membangun desa yang aman dan berdaya.

Rabu (29/4/2026) malam, Balai Desa Slempit menjadi ruang edukasi kolektif ketika Satgas TMMD menggandeng Polres Gresik, Kodim 0817/Gresik, dan pemerintah desa untuk memperkuat kesadaran warga terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan menghadirkan Aiptu Syafei dari Polres Gresik, Peltu Iwan Jaya dari Kodim 0817/Gresik, serta Kepala Desa Slempit Suyitno. Puluhan warga mengikuti sosialisasi dengan antusias, menandakan bahwa isu keamanan lokal menjadi kebutuhan nyata masyarakat desa.

Dalam paparannya, Aiptu Syafei menegaskan bahwa keterbatasan personel kepolisian membuat peran masyarakat menjadi faktor utama pencegahan kejahatan.

“Konsep perpolisian masyarakat ini penting karena jumlah personel Polri sangat terbatas. Jadi masyarakat harus menjadi polisi bagi dirinya sendiri dan lingkungannya. Kalau warga kompak, tindak kejahatan bisa dicegah sejak dini,” jelasnya.

Pernyataan tersebut menegaskan perubahan pendekatan keamanan dari pola reaktif menjadi preventif berbasis komunitas. Desa tidak hanya menjadi objek pengamanan, tetapi subjek utama dalam menjaga stabilitas wilayahnya.

Peltu Iwan Jaya menambahkan, TMMD 128 Gresik memang dirancang tidak berhenti pada pembangunan fisik.

“TMMD tidak hanya membangun jalan, jembatan, atau waduk. Kami juga menyasar pembinaan di semua sektor, termasuk kamtibmas,” ungkapnya.

Sosialisasi ini memperlihatkan bahwa pembangunan desa berkelanjutan memerlukan fondasi sosial yang kuat. Infrastruktur tanpa stabilitas keamanan berisiko menghambat pertumbuhan.

Melalui program non-fisik ini, TMMD 128 Gresik membangun perspektif baru: desa maju bukan hanya desa yang infrastrukturnya berkembang, tetapi juga masyarakatnya sadar hukum, solid, dan mampu menjaga lingkungannya secara mandiri.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow