Tingkatkan Transparansi, Dosen FEB UNISMA Bekali 'Good Village Project' Malang Pelatihan Tata Kelola Organisasi dan Keuangan Digital

Sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola organisasi yang bersih dan akuntabel, tim pengabdian masyarakat dari dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB UNISMA) seca

Februari 21, 2026 - 15:01
Tingkatkan Transparansi, Dosen FEB UNISMA Bekali 'Good Village Project' Malang Pelatihan Tata Kelola Organisasi dan Keuangan Digital

MALANG Sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola organisasi yang bersih dan akuntabel, tim pengabdian masyarakat dari dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB UNISMA) secara resmi menggelar pelatihan intensif.

Fokus utamanya adalah pengelolaan keuangan dan struktur organisasi bagi komunitas nirlaba Good Village Project (GVP). Organisasi ini dikenal aktif memberikan pembelajaran bahasa Inggris yang kreatif bagi anak-anak di Karangploso, Kabupaten Malang. Kegiatan yang dilangsungkan pada 16 Juni 2025 tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Bagi sebuah organisasi sosial yang berfokus pada pendidikan di pelosok pedesaan, aspek transparansi bukanlah sekadar pilihan, melainkan keharusan mutlak untuk menjamin keberlanjutan program di masa depan.

Ketua tim pengabdi, Arista Fauzi Kartika Sari, S.Pd., MSA, menyoroti tantangan nyata yang sering dihadapi sektor nirlaba di Indonesia. Menurutnya, banyak lembaga sosial yang memiliki visi mulia namun terkendala dalam hal efisiensi pengelolaan dana. "Pengelolaan keuangan yang efektif adalah fondasi utama untuk membangun kepercayaan para donatur serta masyarakat secara luas," tegas Arista. Selama ini, pihak GVP seringkali berbenturan dengan keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dalam menyusun pembukuan yang terstandar, mengingat seluruh dana kegiatan murni berasal dari donasi publik dan hasil swasembada para anggota.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/

materi-pelatihan.jpg

Memasuki sesi inti pelatihan, sebanyak 12 peserta yang terdiri dari Founder GVP, Ajeng Ria Apriliani, beserta jajaran relawan, tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga simulasi praktis. Mereka dibekali keterampilan teknis pencatatan akuntansi digital menggunakan perangkat lunak khusus Zahir Accounting. Inovasi teknologi ini diharapkan mampu menggantikan pola pencatatan manual yang selama ini rentan terhadap risiko kesalahan. Tak hanya soal angka, narasumber lainnya, Erfan Efendi, M.Pd, turut memberikan pembekalan mendalam mengenai manajemen organisasi modern. Beliau menekankan pentingnya delegasi tugas dan wewenang yang jelas dalam tim. Tujuannya adalah agar visi besar GVP dapat dicapai secara kolektif, profesional, dan terukur, layaknya entitas profesional namun tetap mempertahankan jiwa kerelawanan yang tulus.

Hasil dari program pelatihan ini terbukti sangat signifikan. Berdasarkan data evaluasi yang dihimpun tim dosen UNISMA, terjadi lonjakan pemahaman peserta yang sangat drastis. Jumlah peserta yang mampu meraih skor tertinggi (rentang nilai 85-100) meningkat tajam, dari yang awalnya hanya satu orang menjadi empat orang.

Good Village Project sendiri merupakan gerakan sosial yang sangat selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama poin nomor empat mengenai pendidikan berkualitas dan poin nomor sepuluh terkait pengurangan ketimpangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Melalui sinergi antara akademisi dan praktisi ini, diharapkan GVP tumbuh menjadi organisasi yang lebih mandiri, transparan, serta berkelanjutan dalam mengabdi bagi masa depan pendidikan anak-anak di pelosok desa binaan. Keberhasilan program pengabdian ini menjadi bukti nyata komitmen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNISMA dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan sosial yang inklusif bagi seluruh masyarakat. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow