TIMES Indonesia Perkenalkan Ekosistem Digital Positif kepada BI se-Kalimantan

TIMES Indonesia memperkenalkan kekuatan ekosistem media daerah berbasis Jurnalisme Positif kepada BI se-Kalimantan bersama akademisi dan jurnalis.

Mei 7, 2026 - 11:31
TIMES Indonesia Perkenalkan Ekosistem Digital Positif kepada BI se-Kalimantan

MALANG - TIMES Indonesia menunjukkan kekuatan ekosistem media digital berbasis daerah saat menerima kunjungan Perwakilan Bank Indonesia (BI) se-Kalimantan bersama akademisi dan jurnalis di kantor redaksinya.

Dalam pemaparan tersebut, TIMES Indonesia memperkenalkan jaringan lebih dari 220 portal daerah yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai fondasi membangun narasi nasional berbasis kearifan lokal.

Pemimpin Redaksi TIMES Indonesia, Yatimul Ainun, menjelaskan bahwa kekuatan media daerah saat ini tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan menjadi bagian penting dalam membangun optimisme nasional.

“Indonesia tidak bisa dibangun hanya dari narasi pusat. Daerah memiliki energi, inovasi, dan cerita inspiratif yang harus diangkat menjadi kekuatan nasional,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi bagian dari konsep Jurnalisme Positif 5.0 yang menitikberatkan pada pembangunan, inspirasi, dan solusi.

yatimul ainun

TIMES Indonesia juga memperkenalkan konsep integrasi berita lokal menjadi narasi nasional guna memperkuat identitas daerah sekaligus menjaga persatuan informasi bangsa.

Kunjungan tersebut mendapat perhatian peserta karena dinilai menunjukkan transformasi media digital berbasis lokal yang mampu berkembang secara nasional di tengah disrupsi teknologi.

Koordinator Bank Indonesia Wilayah Kalimantan, Dikky Prayudi, menilai pendekatan tersebut penting dalam menjaga komunikasi publik yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Informasi yang dekat dengan realitas masyarakat akan lebih mudah membangun kepercayaan publik,” katanya.

Melalui penguatan ekosistem media daerah, TIMES Indonesia menegaskan komitmennya untuk menghadirkan jurnalisme yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu membangun optimisme dan memperkuat narasi kebangsaan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow