Tiga Tokoh Nasional Hadiri Wisuda Tahfidz dan Haul Kiai Khozin di Udanawu Blitar

Tiga tokoh nasional dijadwalkan hadir dalam wisuda tahfidz dan haul Kiai Khozin Abdullah di Udanawu, Blitar, Jumat 10 April 2026.

April 10, 2026 - 13:30
Tiga Tokoh Nasional Hadiri Wisuda Tahfidz dan Haul Kiai Khozin di Udanawu Blitar

BLITAR - Tiga tokoh nasional dijadwalkan menghadiri Wisuda Tahfidzul Qur’an dan Haul ke-9 almarhum Kiai Khozin Abdullah di Pondok Pesantren Jam’iyatul Qurro’ wal Huffadz, Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Jumat (10/4/2026) malam.

Kegiatan yang digelar Yayasan Darut Tauhid tersebut akan berlangsung mulai pukul 19.00 WIB dan menggabungkan dua agenda utama, yakni wisuda santri penghafal Al-Qur’an serta peringatan haul pendiri pesantren.

Panitia menyebutkan, tiga tokoh nasional yang dijadwalkan hadir adalah Prof. Dr. KH Said Aqiel Sirodj, Menteri Perindustrian RI Faishol Reza, serta Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini. Selain itu, Bupati Blitar Rijanto juga direncanakan turut hadir dan memberikan sambutan.

Ketua Yayasan Darut Tauhid, Gus Aslihul Ahliya Layali, menyampaikan bahwa kehadiran para tokoh tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi dan arahan kepada para santri serta masyarakat.

“Insyaallah, beliau-beliau akan hadir memberi arahan dan pencerahan bagi umat,” ujarnya.

Wisuda tahfidz menjadi salah satu agenda utama sebagai bentuk apresiasi kepada para santri yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an. Sementara itu, peringatan haul ke-9 Kiai Khozin Abdullah digelar untuk mengenang jasa dan perjuangan almarhum dalam mengembangkan pendidikan keagamaan di lingkungan pesantren.

Yayasan Darut Tauhid menaungi Pondok Pesantren Jam’iyatul Qurro’ wal Huffadz yang fokus pada pendidikan Al-Qur’an. Selain itu, yayasan juga menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi Jam’iyah Thariqah Sathoriyah dan merupakan bagian dari Jatman NU Blitar Raya.

Panitia menilai kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai keagamaan.

Acara ini terbuka bagi masyarakat dan diharapkan dapat menjadi ruang silaturahmi serta penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow