Taruna TNI-Polri Diterjunkan untuk Dampingi Siswa Sekolah Rakyat

Siswa Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia akan mendapatkan pendampingan dari taruna TNI dan Polri selama menjalani pendidikan berasrama.

Juli 31, 2026 - 15:53
Taruna TNI-Polri Diterjunkan untuk Dampingi Siswa Sekolah Rakyat

MALANG - Siswa Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia akan mendapatkan pendampingan dari taruna TNI dan Polri selama menjalani pendidikan berasrama. Pendampingan tersebut difokuskan untuk membentuk karakter disiplin, kemandirian, serta kemampuan mengelola kehidupan sehari-hari sejak hari pertama masuk sekolah. 

Hal itu disampaikan Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Tahap II secara nasional melalui konferensi video, Jumat (31/7/2026).

Menurut pria yang akrab disapa Gus Ipul itu, kehadiran taruna TNI dan Polri bukan untuk menerapkan pola pengasuhan yang kaku, melainkan menjadi sosok kakak pendamping bagi para siswa selama beradaptasi dengan kehidupan di asrama.

"Anak-anak kita akan didampingi oleh adik-adik taruna. Kehadiran mereka bukan sebagai atasan atau pengawas yang kaku, melainkan sebagai kakak yang membentuk kebiasaan baik sejak hari pertama," ujar Gus Ipul.

Ia menjelaskan, pendampingan tersebut akan menitikberatkan pada pembiasaan karakter positif yang menjadi bagian penting dari sistem pendidikan di Sekolah Rakyat. Mulai dari bangun tepat waktu, merapikan tempat tidur sendiri, disiplin mengatur waktu, hingga bertanggung jawab terhadap kebutuhan pribadi.

Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik untuk menghadapi kehidupan di masa depan.

"Bangun tepat waktu, merapikan tempat tidur sendiri, disiplin dalam waktu, dan bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Ini adalah pembelajaran hidup yang tidak diajarkan di ruang kelas, tapi akan mereka bawa seumur hidup," katanya.

Gus Ipul menilai pendidikan karakter tidak cukup hanya dilakukan melalui proses belajar mengajar di dalam kelas. Karena itu, sistem pendidikan berasrama di Sekolah Rakyat dirancang untuk membentuk kebiasaan positif melalui aktivitas sehari-hari yang dijalani siswa.

Program ini mulai diterapkan bersamaan dengan pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat Tahap II yang digelar serentak di berbagai daerah, termasuk di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Malang yang berlokasi di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur. (*)
 

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow