Tak Sekadar Kuliah Lapangan, Mahasiswa KSM-T UNISMA Ajak Warga Desa Kemiri Praktik Pupuk Organik Cair
Mahasiswa Kuliah Sarjana Mengabdi Tematik (KSM-T) Universitas Islam Malang (UNISMA) Kelompok 12 melaksanakan kegiatan edukasi sekaligus praktik pengaplikasian pupuk organik cair (POC) bersama masyarak
MALANG Mahasiswa Kuliah Sarjana Mengabdi Tematik (KSM-T) Universitas Islam Malang (UNISMA) Kelompok 12 melaksanakan kegiatan edukasi sekaligus praktik pengaplikasian pupuk organik cair (POC) bersama masyarakat di kebun milik Kepala Desa Kemiri, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (7/3/2026) sebagai bagian dari program kerja mahasiswa dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pemanfaatan pupuk organik yang ramah lingkungan bagi tanaman.
Kegiatan diawali dengan sesi pemaparan dari mahasiswa kepada masyarakat mengenai pupuk organik cair yang telah mereka buat. Dalam penjelasan tersebut, mahasiswa memaparkan berbagai informasi terkait produk pupuk organik cair, mulai dari bahan-bahan yang digunakan dalam proses pembuatannya, kandungan yang terdapat di dalamnya, hingga manfaat pupuk tersebut bagi pertumbuhan tanaman.
Mahasiswa juga menjelaskan cara penggunaan pupuk organik cair serta takaran yang tepat dalam proses penyemprotan pada tanaman. Penjelasan ini bertujuan agar masyarakat memahami bagaimana cara menggunakan pupuk organik cair secara benar, termasuk jumlah larutan yang perlu dicampurkan sebelum diaplikasikan pada tanaman. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan pupuk organik cair secara mandiri dalam kegiatan pertanian mereka.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
Setelah sesi penjelasan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pengaplikasian pupuk organik cair pada tanaman cabai yang berada di kebun milik Kepala Desa Kemiri. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mengajak petani dan warga sekitar untuk turut serta melakukan penyemprotan pupuk organik cair pada tanaman.
Proses penyemprotan dilakukan secara merata pada bagian daun dan batang tanaman agar nutrisi yang terkandung dalam pupuk organik cair dapat terserap secara optimal oleh tanaman. Melalui praktik langsung ini, masyarakat tidak hanya melihat prosesnya, tetapi juga dapat mencoba sendiri cara penggunaan pupuk organik cair dalam kegiatan pertanian sehari-hari.
Salah satu warga yang mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KSM-T. Ia berharap pupuk organik cair yang diperkenalkan oleh mahasiswa dapat membantu meningkatkan pertumbuhan tanaman di kebun warga. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KSM-T Unisma yang sudah memberikan penjelasan dan praktik langsung mengenai penggunaan pupuk organik cair. Semoga dengan adanya pupuk ini tanaman cabai maupun tanaman lainnya bisa tumbuh lebih baik dan hasil panennya juga meningkat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KSM-T Kelompok 12 berharap masyarakat Desa Kemiri dapat lebih mengenal serta memanfaatkan pupuk organik sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan. Selain membantu meningkatkan pertumbuhan tanaman, penggunaan pupuk organik cair juga diharapkan dapat menjaga kesuburan tanah serta mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia dalam jangka panjang. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
*)Pewarta: Mahasiswa KSM-T Kelompok 12 Universitas Islam Malang (UNISMA)
Apa Reaksi Anda?