Mahasiswa KSM-T UNISMA Uji Coba Pengaplikasian POC Hand Made untuk Tanaman Warga Desa kemiri
Mahasiswa Kuliah Sarjana Mengabdi Tematik (KSM-T) Universitas Islam Malang (UNISMA) Kelompok 12 melaksanakan kegiatan uji coba pengaplikasian pupuk organik cair (POC) handmade sebagai bagian dari prog
MALANG Mahasiswa Kuliah Sarjana Mengabdi Tematik (KSM-T) Universitas Islam Malang (UNISMA) Kelompok 12 melaksanakan kegiatan uji coba pengaplikasian pupuk organik cair (POC) handmade sebagai bagian dari program kerja yang dilaksanakan di Desa Kemiri, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (23/2/2026) dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas pupuk organik cair yang dibuat dari bahan-bahan organik sederhana.
Pupuk organik cair tersebut dibuat dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, seperti air cucian beras, gula merah, air hujan atau air biasa, serta larutan EM4 sebagai mikroorganisme pendukung proses fermentasi. Bahan-bahan tersebut dipilih karena mudah diperoleh oleh masyarakat sehingga dapat menjadi alternatif pupuk yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis bagi warga.
Dalam proses pembuatannya, bahan-bahan tersebut terlebih dahulu dicampurkan dalam satu wadah dan kemudian difermentasi selama beberapa waktu hingga menghasilkan larutan pupuk organik cair. Proses fermentasi ini bertujuan untuk menguraikan bahan-bahan organik sehingga menghasilkan nutrisi yang bermanfaat bagi tanaman. Selain itu, penggunaan EM4 dalam proses fermentasi berfungsi untuk mempercepat penguraian bahan organik sehingga pupuk cair yang dihasilkan dapat digunakan secara optimal.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
Sebagai bagian dari kegiatan uji coba, mahasiswa KSM-T Kelompok 12 terlebih dahulu membeli beberapa jenis tanaman untuk dijadikan sebagai media percobaan. Tanaman yang digunakan dalam uji coba tersebut antara lain tanaman stroberi, cabai, dan seledri. Tanaman-tanaman tersebut kemudian diberikan perlakuan dengan menyemprotkan pupuk organik cair pada bagian daun dan batang tanaman.
Melalui proses pengaplikasian tersebut, mahasiswa melakukan pengamatan terhadap respon tanaman setelah diberikan pupuk organik cair. Pengamatan dilakukan dengan memperhatikan kondisi fisik tanaman, seperti warna daun, tingkat kesegaran tanaman, serta pertumbuhan daun dan batang. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat apakah pupuk organik cair yang dibuat dapat memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan tanaman.
Kegiatan uji coba ini juga menjadi salah satu bentuk upaya mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan bahan-bahan organik sebagai pupuk alami. Dengan memanfaatkan bahan sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar, masyarakat diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia sekaligus menjaga kesuburan tanah secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KSM-T Kelompok 12 berharap hasil uji coba yang dilakukan dapat menjadi langkah awal dalam memperkenalkan penggunaan pupuk organik cair kepada masyarakat Desa Kemiri. Selain lebih ramah lingkungan, penggunaan pupuk organik juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pertumbuhan tanaman serta mendukung praktik pertanian yang lebih berkelanjutan di lingkungan desa. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
*)Pewarta: Mahasiswa KSM-T Kelompok 12 Universitas Islam Malang (UNISMA)
Apa Reaksi Anda?