Mahasiswa KSM-T UNISMA 2026 Hadirkan Papan Sejarah Desa Wonoayu Berbasis Karya Ilmiah

Mahasiswa KSM-T Universitas Islam Malang (UNISMA) melaksanakan program kerja berupa penulisan karya ilmiah tentang sejarah Desa Wonoayu, Kecamatan Wajak, Malang serta pembuatan papan atau plang sejara

Maret 16, 2026 - 14:30
Mahasiswa KSM-T UNISMA 2026 Hadirkan Papan Sejarah Desa Wonoayu Berbasis Karya Ilmiah

MALANG Mahasiswa KSM-T Universitas Islam Malang (UNISMA) melaksanakan program kerja berupa penulisan karya ilmiah tentang sejarah Desa Wonoayu, Kecamatan Wajak, Malang serta pembuatan papan atau plang sejarah desa.

Program kerja ini bertujuan untuk mendokumentasikan sejarah berdirinya Desa Wonoayu sekaligus menjelaskan makna sosial dan religius punden sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat setempat.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa KSM-T UNISMA Kelompok 3 dengan melibatkan berbagai pihak di Desa Wonoayu, seperti perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta juru kunci punden. Para tokoh tersebut berperan sebagai narasumber utama dalam proses penggalian informasi mengenai sejarah desa dan tradisi yang berkaitan dengan keberadaan punden. 

Penggalian informasi sejarah desa dilakukan selama pelaksanaan program KSM-T UNISMA tahun 2026 melalui rangkaian kegiatan, mulai dari observasi, wawancara, hingga dokumentasi yang kemudian disusun secara sistematis dalam bentuk karya ilmiah sebagai dasar pembuatan papan sejarah desa. 

Kegiatan program kerja ini dilaksanakan di Desa Wonoayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Proses pengumpulan data dilakukan di berbagai lokasi yang memiliki makna yang penting, khususnya di kawasan punden desa yang menjadi pusat simbolik sejarah dan tradisi masyarakat setempat.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/

Program kerja ini dilaksanakan karena masih sedikit dokumentasi tertulis mengenai sejarah Desa Wonoayu. Selama ini, sebagian besar cerita sejarah desa hanya disampaikan secara lisan dari generasi ke generasi sehingga dikhawatirkan bisa berubah atau bahkan terlupakan. Oleh karena itu, mahasiswa berupaya mengumpulkan dan menuliskan kembali sejarah desa tersebut dalam bentuk karya ilmiah agar dapat menjadi sumber informasi bagi masyarakat dan generasi mendatang.

Proses penggalian sejarah dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif historis melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan sesepuh desa, serta pengumpulan dokumentasi sejarah lokal. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menyusun kembali sejarah berdirinya Desa Wonoayu serta memahami makna sosial dan religius punden dalam kehidupan masyarakat. Hasil program kerja tersebut kemudian dipublikasikan melalui karya ilmiah dan papan sejarah desa sebagai media edukasi bagi masyarakat.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, pemasangan plang sejarah Punden Wonoayu dilaksanakan pada 09 Maret 2026 di punden. Proses pemasangan dilakukan oleh mahasiswa KSM-T UNISMA Kelompok 3 dengan bantuan tokoh masyarakat setempat sehingga papan informasi sejarah dapat ditempatkan di lokasi yang strategis dan mudah dibaca oleh masyarakat.

Selanjutnya, kegiatan peresmian plang sejarah Punden Wonoayu dilaksanakan pada 12 Maret 2026 di punden. Acara peresmian ini ditandai dengan penandatanganan oleh Kepala Desa Wonoayu dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian sejarah desa. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh mahasiswa KSM-T yang melaksanakan pengabdian di Desa Wonoayu.

Melalui program kerja ini, diharapkan papan sejarah yang telah dipasang dapat menjadi sarana informasi dan edukasi bagi masyarakat mengenai sejarah Desa Wonoayu serta nilai-nilai budaya yang terkandung dalam keberadaan punden sebagai bagian dari warisan sejarah desa.

Selanjutnya, kegiatan peresmian plang sejarah Punden Wonoayu dilaksanakan pada 12 Maret 2026 di lokasi yang sama. Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan oleh Kepala Desa Wonoayu dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan pemotongan pita sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian sejarah desa. Acara tersebut juga dihadiri oleh DPL, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh mahasiswa KSM-T yang melaksanakan pengabdian di Desa Wonoayu.

Melalui program kerja ini, diharapkan papan informasi sejarah Punden Wonoayu dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai sejarah desa serta nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Selain itu, keberadaan papan sejarah ini diharapkan dapat membantu generasi muda dalam mengenal, memahami, dan melestarikan warisan sejarah serta budaya Desa Wonoayu. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/

*)Pewarta: Mahasiswa KSM-T Kelompok 3 Universitas Islam Malang (UNISMA)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow