SMAN 1 Jogorogo Senam Sehat Bersama Kepala Cabang Dindik Wilayah Madiun dan Dosen UNIPMA

SMAN 1 Jogorogo sebagai sekolah Adiwiyata mempunyai tujuan mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik

Oktober 4, 2023 - 16:30
SMAN 1 Jogorogo Senam Sehat Bersama Kepala Cabang Dindik Wilayah Madiun dan Dosen UNIPMA

TIMESINDONESIA, MADIUNSMAN 1 Jogorogo sebagai sekolah Adiwiyata mempunyai tujuan mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik, untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Salah satu kegiatan untuk mendukung Adiwiyata, SMAN 1 Jogorogo menggelar senam bersama kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun, Lena, M.Pd.

 Kegiatan ini digelar sebagai pembuka dan dilanjutkan dengan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) membangun ekosistem sekolah yang sehat dan kondusif. Sekaligus dilaksanakan kegiatan penyusunan modul ajar terintegrasi karakter Adiwiyata oleh Dr. Wachidatul Linda Yuhanna, M.Si, dosen UNIPMA Madiun (Universitas PGRI Madiun).

SMAN-1-Jogorogo.jpgFGD membahas potensi SMAN 1 Jogorogo yang perlu dikembangkan lebih lanjut. (Foto: Humas UNIPMA for TIMES Indonesia)

Kegiatan senam sehat dilaksanakan secara menyeluruh bagi guru dan tenaga kependidikan di SMAN 1 Jorogoro. “Kegiatan ini bertujuan untuk merefresh jiwa dan raga guru di tengah kesibukan di  sekolah, untuk menghasilkan ide yang inovatif dalam pengembangan sekolah," kata  Lena, M.Pd.

Kegiatan ini disambut antusias oleh semua peserta. FGD dipandu oleh Lena, M.Pd dalam mengeksplorasi potensi SMAN 1 Jogorogo yang bisa dikembangkan dan menjadi rujukan praktik baik bagi sekolah lain, khususnya terkait Adiwiyata dan ekosistem sekolah yang sehat dan kondusif.

Peserta-FGD.jpgPeserta FGD penyusunan modul ajar terintegrasi karakter Adiwiyata. (Foto: Humas UNIPMA for TIMES Indonesia)

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dan diskusi penyusunan modul ajar yang terintegrasi dengan karakter Adiwiyata. Dipandu narasumber dari dosen Pendidikan Biologi UNIPMA, guru diajak mengintegrasikan kegiatan yang bersifat eco-friendly dan kontekstual dalam perencanaan pembelajarannya.

 “Sangat interaktif, guru mampu mengeksplorasi dan mengkaitkan karakter Adiwiyata melalui pembelajaran dan pembiasaan positif bagi siswa,” ungkap Dr. Linda selaku narasumber.

Harapannya, SMAN 1 Jogorogo terus berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang menjadi sekolah Adiwiyata yang memegang teguh prinsip edukatif, partisipatif dan berkelanjutan. “Kami akan terus berupaya menjaga konsistensi dan komitmen dalam mengembangkan potensi sekolah melalui berbagai kegiatan inovatif dan berkelanjutan,” jelas Dra. Yayuk Sri Rahayu, Kepala SMAN 1 Jogorogo. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow