Sinergi Pengamanan Jemaah Haji Indonesia di Masjid Nabawi Diperkuat

PPIH akan menempatkan petugas khusus di Masjid Nabawi untuk membantu jemaah haji Indonesia.

April 24, 2026 - 09:31
Sinergi Pengamanan Jemaah Haji Indonesia di Masjid Nabawi Diperkuat

MADINAH - Upaya memperkuat perlindungan dan pelayanan bagi jemaah haji Indonesia terus dilakukan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi daerah kerja (daker) Madinah.

Kepala Daker Madinah tahun 2026, Khalilurrahman bersama jajarannya melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi dengan pimpinan otoritas keamanan Masjid Nabawi pada Kamis (23/4/2026). 

Rombongan yang turut hadir antara lain Kepala Seksi Perlindungan Jemaah Letkol Ali Nurokhim, Kepala Seksi Khusus Masjid Nabawi Letkol M. Thoriq, serta pegawai teknis urusan haji di Jeddah.

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi dengan Mayjen Syu’ab bin Nuaiman Al Bardawi selaku pimpinan otoritas keamanan Masjid Nabawi.

Dalam audiensi tersebut, Khalilurrahman menyampaikan tiga poin utama. Pertama, informasi awal terkait kedatangan jemaah haji Indonesia yang dijadwalkan mulai 22 April 2026, dengan total jemaah haji reguler sebanyak 23.320 orang.

Kedua, lanjutnya, PPIH Arab Saudi Daker Madinah berkomitmen untuk menjalin kerja sama erat dalam menjaga keamanan dan keselamatan jemaah selama berada di Masjid Nabawi.

“Ketiga, penjelasan mengenai keberadaan petugas khusus Masjid Nabawi dari Indonesia yang akan membantu pihak keamanan setempat, khususnya dalam menangani jemaah yang mengalami gangguan kesehatan, terpisah dari rombongan, atau kondisi darurat lainnya saat beribadah,” ucapnya. 

Pihak otoritas keamanan Masjid Nabawi menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas kesiapan serta koordinasi yang dibangun oleh tim PPIH. Mereka juga menegaskan dukungan penuh terhadap berbagai langkah yang dilakukan dalam rangka memberikan perlindungan maksimal bagi jemaah haji Indonesia.

Lebih lanjut, otoritas keamanan mengimbau agar seluruh petugas tidak ragu untuk segera melaporkan setiap permasalahan yang muncul di lapangan.

Komunikasi aktif dinilai menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Selain itu, petugas juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan darurat melalui call center 911 apabila diperlukan penanganan cepat.

Pertemuan ini menjadi upaya sinergi antara Indonesia dan otoritas Arab Saudi dalam menghadirkan pelayanan haji yang aman, nyaman, dan humanis serta jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tenang di Masjid Nabawi. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow