Semesta Buku 2026 Makassar, Perkuat Jejaring Literasi Nasional Lewat Kolaborasi MIWF
Festival literasi "Semesta Buku 2026" resmi menyapa Kota Makassar. Berkolaborasi dengan MIWF, ajang ini menawarkan ribuan buku murah, diskon hingga 90 persen, dan beragam workshop menarik.
MAKASSAR - Festival literasi nasional bertajuk "Semesta Buku 2026" resmi digelar di Kota Makassar. Ajang ini diyakini bakal memperkuat jejaring komunitas literasi nasional, terlebih dengan adanya kolaborasi bersama perhelatan Makassar International Writers Festival (MIWF).
Content & Business Development Assistant Manager Gramedia, Melvi, menjelaskan bahwa festival ini hadir untuk memberikan akses bacaan berkualitas bagi warga Sulawesi Selatan.
"Pameran buku di Kota Makassar ini hadir dengan ribuan buku pilihan berharga terjangkau serta berbagai kegiatan inspiratif bagi masyarakat," ujar Melvi di Makassar, Kamis (7/5).
Jadwal dan Penawaran Menarik
Program yang digagas oleh Gramedia ini dijadwalkan berlangsung dalam dua lokasi dan waktu berbeda. Pertama, di Gramedia Pettarani mulai 13 Mei hingga 1 Juni 2026. Kedua, festival ini akan hadir di area MIWF pada 14 hingga 17 Mei 2026.
Melvi menambahkan, kehadiran Semesta Buku merupakan bagian dari strategi besar untuk memperluas akses literasi sekaligus membangun ekosistem perbukuan yang inklusif dan berkelanjutan di daerah-daerah Indonesia. Sebagai daya tarik utama, festival ini menawarkan diskon buku hingga 90 persen serta sesi flash sale spesial selama acara berlangsung.
Agenda Literasi dan Fokus Literasi Anak
Tak sekadar pameran buku murah, Semesta Buku 2026 juga menyajikan beragam agenda literasi, mulai dari bedah buku, workshop menulis, talkshow, peluncuran buku baru, silent reading, kumpul komunitas, hingga perlombaan untuk berbagai kategori usia.
Salah satu inovasi tahun ini adalah peluncuran "Semesta Buku Anak" yang terintegrasi dengan Festival Literasi Anak Rimba Kata. Inisiatif ini bertujuan untuk memupuk minat baca sejak usia dini melalui metode edukatif yang menyenangkan. Upaya ini pun mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat yang tengah gencar mengampanyekan gerakan ramah anak.
Kolaborasi Lintas Sektoral
Demi dampak yang lebih luas, Semesta Buku 2026 menggandeng berbagai instansi strategis, baik di tingkat nasional maupun daerah.
"Semesta Buku 2026 turut menggandeng berbagai pihak dalam pengembangannya, baik di tingkat nasional maupun daerah," jelas Melvi.
Beberapa mitra kolaborasi tersebut di antaranya adalah program Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya Kementerian Kebudayaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, pemerintah daerah, serta tim MIWF. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak optimal bagi ekosistem literasi di daerah.
Melvi menegaskan bahwa Semesta Buku dirancang sebagai ruang temu inklusif bagi seluruh elemen dunia perbukuan.
“Kami percaya bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang kritis, kreatif, dan berdaya saing,” pungkasnya. (*)
Apa Reaksi Anda?