Sehat Bersama Si BESTIE, Cara Perempuan Muda di Bondowoso Tetap Fit dan Produktif
Program ini bukan sekadar olahraga bersama, tetapi telah menjadi ruang kebersamaan yang perlahan menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
BONDOWOSO - Suasana Minggu pagi di Desa Penanggungan, Kecamatan Maesan Kabupaten Bondowoso terasa berbeda.
Saat sebagian orang masih menikmati waktu santai di rumah, puluhan perempuan muda tampak bersemangat berkumpul untuk melaksanakan kegiatan olahraga bersama.
Tawa dan sapaan akrab mengawali kegiatan rutin bertajuk 'Sehat Bersama Si BESTIE' yang digagas Ranting Fatayat NU Penanggungan.
Program ini bukan sekadar olahraga bersama, tetapi telah menjadi ruang kebersamaan yang perlahan menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Kegiatan yang digagas perempuan muda ini berawal dari kesadaran untuk hidup sehat.
Tak hanya olahraga, tapi juga diisi dengan edukasi kesehatan. Apalagi di tengah banyaknya penyakit akibat makanan junkfood, dan pola hidup masyarakat yang kurang sehat.
Ketua Ranting Fatayat NU Penanggungan, Umi Maghfiroh mengatakan, kegiatan tersebut digelar rutin setiap Minggu pagi dengan konsep bergantian antara jalan sehat dan senam sehat.
“BESTIE merupakan singkatan dari Bahagia, Energik, Sehat, Tanggap dan Inovatif,” ujarnya, Minggu (17/5/2026).
"Melalui kegiatan ini kami ingin mewujudkan perempuan muda Nahdlatul Ulama yang sehat secara fisik maupun mental, sehingga lebih produktif, berdaya, dan mampu berkontribusi aktif di ruang publik," imbuh Umi.
Dalam pelaksanaannya, Minggu pertama dan ketiga diisi dengan jalan sehat bersama menyusuri lingkungan desa.
Sementara Minggu kedua dan keempat diwarnai senam sehat yang melibatkan pengurus, anggota Fatayat, hingga masyarakat sekitar.
Suasana kebersamaan terasa begitu kental. Para peserta tak hanya datang untuk berkeringat, tetapi juga memanfaatkan momen itu untuk saling bertukar cerita dan mempererat silaturahmi antarwarga.
Menariknya, kegiatan tersebut juga dilengkapi layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Peserta dapat memeriksa gula darah, kolesterol, hingga berkonsultasi langsung terkait kondisi kesehatan mereka.
Layanan kesehatan itu dipandu oleh anggota Bidang Kesehatan Ranting Fatayat Penanggungan, Bidan Vina Juliana dan Sutarwiyati.
Kehadiran layanan tersebut membuat kegiatan semakin diminati masyarakat, terutama kaum ibu dan perempuan muda yang ingin lebih peduli terhadap kesehatannya.
Menurut Umi Maghfiroh, antusiasme warga terus meningkat dari waktu ke waktu. Bahkan peserta yang hadir bukan hanya berasal dari kalangan pengurus dan anggota Fatayat saja.
“Pesertanya bukan hanya pengurus dan anggota Fatayat, tetapi juga anggota pengajian di wilayah Penanggungan serta masyarakat umum Desa Penanggungan,” katanya.
Bagi Fatayat Penanggungan, kesehatan bukan hanya soal tubuh bugar, tetapi juga tentang membangun semangat kebersamaan dan menghadirkan perempuan muda yang lebih percaya diri, aktif, serta berdaya di tengah masyarakat.
“Melalui Sehat Bersama Si BESTIE, kami berharap kebiasaan hidup sehat itu dapat terus tumbuh menjadi budaya positif yang mengakar di lingkungan masyarakat, khususnya bagi perempuan muda NU di Desa Penanggungan,” pungkasnya. (*)
Apa Reaksi Anda?