Diperbaiki! Jembatan Darurat di Sentong Bondowoso Alami Kerusakan Diterjang Banjir
Jembatan darurat yang menghubungkan perbatasan Kelurahan Nangkaan dan Desa Sukowiryo, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, mengalami kerusakan setelah diterjang derasnya arus sungai
BONDOWOSO - Jembatan darurat yang menghubungkan perbatasan Kelurahan Nangkaan dan Desa Sukowiryo, Kabupaten Bondowoso, mengalami kerusakan setelah diterjang derasnya arus sungai saat hujan lebat pada Minggu (26/4/2026) kemarin.
Jembatan yang dibangun menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp70 juta itu sejatinya baru beberapa hari dibuka untuk masyarakat setelah melalui uji kelaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso.
Namun, hujan deras yang terjadi kemarin membawa material sampah ke aliran sungai hingga menekan bagian bawah jembatan. Akibatnya, sejumlah kayu penyangga patah dan konstruksi dinilai tidak aman untuk dilintasi warga.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, petugas langsung melakukan perbaikan pada Senin (27/4/2026). Selama proses perbaikan berlangsung, akses jembatan sementara ditutup untuk umum.
Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, menjelaskan bahwa konstruksi awal jembatan dibuat secara sederhana karena mempertimbangkan kondisi cuaca yang diperkirakan sudah memasuki musim kemarau.
“Awalnya kami membuat konstruksi sederhana karena melihat kondisi cuaca sudah kemarau,” ujarnya.
Namun, kondisi berubah setelah banjir datang membawa tumpukan sampah yang menghantam bagian penyangga jembatan.
“Bukan karena air yang membuat jembatan bergeser atau rusak, tapi karena sampah yang tersangkut dan menghambat aliran,” jelasnya.
BPBD bersama tim teknis dari Dinas Marga, Sumber Daya Air, dan Bina Konstruksi (BSBK) Bondowoso kini melakukan evaluasi untuk memperkuat struktur jembatan agar lebih aman digunakan.
Kristianto memastikan perbaikan ditargetkan rampung dalam tiga hingga empat hari ke depan.
“Jembatan darurat tersebut harus kembali berfungsi sebelum Jembatan Sentong dibongkar total untuk proses pembangunan lanjutan,” pungkas.
Seperti diberitakan sebelumnya, jembatan darurat ini diperuntukkan bagi pejalan kaki. Jembatan ini digunakan selama jembatan utama di jalan Provinsi tersebut dalam proses pembangunan. (*)
Apa Reaksi Anda?