Sebelum Masuk Hotel di Madinah, Jemaah Haji Indonesia Akan Berhenti Sejenak di Terminal Hijrah
Jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah. Sebelum tiba di hotel, seluruh bus wajib melalui pemeriksaan administrasi di Terminal Hijrah.
MADINAH - Jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah pada hari ini, Minggu (7/6/2026). Pemberangkatan gelombang ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 17.00 Waktu Arab Saudi (WAS).
Sebelum memasuki wilayah Markaziyah di sekitar Masjid Nabawi, rombongan jemaah haji Indonesia akan berhenti sejenak di Terminal Hijrah Madinah. Pemberhentian ini bertujuan untuk menjalani proses pengecekan administratif.
“Sebelum jemaah haji Indonesia memasuki sektor-sektor di Daker (Daerah Kerja) Madinah, kami bertugas mengecek jumlah bus dan jumlah jemaah dalam setiap bus,” ujar Kepala Sektor (Kasektor) Bir Ali/Terminal Hijrah, Divia Ardianto, kepada Media Center Haji (MCH) di Madinah, Minggu (7/6/2026).
Divia menjelaskan bahwa petugas di Terminal Hijrah juga akan memeriksa dan menyinkronkan nomor kontrak hotel yang menjadi lokasi tujuan penurunan jemaah di Madinah.
“Langkah ini penting agar tidak terjadi kesalahan koordinasi, baik data yang sudah terdaftar resmi maupun data yang dipegang oleh masing-masing sopir dan kernet bus,” kata Divia.
Selain itu, Terminal Hijrah memiliki peran strategis untuk mengatur ritme pergerakan bus yang akan keluar dari area terminal. Petugas di terminal ini juga bertugas meneruskan informasi kedatangan secara real-time kepada petugas haji di sektor-sektor tujuan di Madinah.
“Tujuannya agar petugas haji yang ada di sektor siap menerima kedatangan jemaah. Jadi, mereka tidak mendadak saat jemaah tiba di hotel masing-masing,” jelasnya.
Divia mengungkapkan, selama proses pengecekan di Terminal Hijrah, jemaah haji Indonesia umumnya tidak perlu turun dari bus. Kendati demikian, petugas tetap memberikan kelonggaran bagi jemaah yang memiliki kebutuhan mendesak.
“Jika ada jemaah yang sudah tidak tahan ingin ke toilet, kami di Terminal Hijrah sudah menyediakan fasilitasnya. Termasuk bagi jemaah lansia yang membutuhkan kursi roda, kami juga sudah menyiapkannya di Terminal Hijrah,” pungkas Divia. (*)
Apa Reaksi Anda?