Sasar Desa Tlemang, Program TMMD ke-129 Lamongan Fokus pada Jalan dan Air Bersih

Pemkab Lamongan dan Kodim 0812 resmi membuka TMMD ke-129 di Desa Tlemang, Ngimbang. Program ini menyasar pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,2 km dan penyediaan air bersih.

Juli 15, 2026 - 14:00
Sasar Desa Tlemang, Program TMMD ke-129 Lamongan Fokus pada Jalan dan Air Bersih

Pemkab Lamongan bersama Kodim 0812/Lamongan resmi memulai program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.

Upacara pembukaan kegiatan ini berlangsung di lapangan Desa Pasarlegi, Kecamatan Ngimbang, pada Rabu (15/7/2026). Mengusung tema "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa", program ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 13 Juli hingga 15 Agustus 2026.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, menjelaskan bahwa TMMD merupakan bentuk kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan di tingkat desa.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 0812/Lamongan yang selama ini menjadi mitra kerja pemerintah daerah dalam pembangunan fisik maupun pemberdayaan masyarakat di pedesaan.

"Pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Tlemang ini difokuskan pada peningkatan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, serta optimalisasi potensi lokal," tambahnya.

Sasaran Pembangunan

Program TMMD ke-129 di Lamongan kali ini mencakup 22 sasaran fisik yang mengintegrasikan pembangunan infrastruktur desa dengan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

Proyek fisik utama dalam program ini adalah rekonstruksi Jalan Rabat Beton di ruas Desa Tlemang sepanjang 1.252 meter dengan lebar 3,5 meter. Proyek jalan tersebut didukung oleh anggaran sebesar Rp1,5 miliar.

Selain itu, Pemkab Lamongan mengalokasikan anggaran penunjang sebesar Rp142 juta untuk rehabilitasi fasilitas publik desa, yang meliputi rehabilitasi 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 160 meter, dan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 164,5 meter dengan lebar 2,5 meter guna mendukung mobilitas pertanian. TMMD juga akan fokus pada pembangunan jalan kiri desa, pembangunan jaringan irigasi tersier sepanjang 673,5 meter dan peningkatan fasilitas lapangan bola voli sebagai sarana olahraga warga.

Selain program fisik, TMMD ke-129 juga menjadwalkan 26 kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, edukasi, serta pelayanan langsung kepada masyarakat.

Bupati berharap perbaikan infrastruktur jalan ini dapat memperlancar aktivitas transportasi harian warga serta meningkatkan produktivitas pertanian setempat.

"Dengan akses jalan yang lebih baik, mobilitas harian warga diharapkan semakin lancar sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan perekonomian masyarakat," katanya.

Ia berpesan kepada warga Desa Tlemang untuk turut merawat hasil-hasil pembangunan pascaprogram selesai.

Kerahkan 151 Personel, Fokus pada Air Bersih

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0812 Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo memaparkan bahwa pihaknya mengerahkan sebanyak 151 personel TNI untuk menyukseskan program satu bulan ini.

Letkol Inf Deni menjelaskan bahwa selain proyek jalan rabat beton sepanjang 1,2 kilometer, program fisik lain yang menjadi prioritas adalah penyediaan air bersih.

"Ada program unggulan Kasad, yaitu TNI Manunggal Air Bersih, yang akan menyasar enam titik di wilayah Kecamatan Ngimbang," jelas Letkol Inf Deni.

Khusus untuk Desa Tlemang yang menjadi pusat lokasi TMMD, pihak Kodim akan membangun satu titik jaringan air bersih berupa pemasangan pipa sepanjang sekitar 200 meter untuk menyalurkan air langsung ke pemukiman warga.

"Melalui fasilitas ini, kami berharap kebutuhan air bersih masyarakat desa dapat terpenuhi dengan lebih baik," ucapnya. (*)

LAMONGAN -

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow