Respons Kilat Polresta Banyuwangi Selamatkan Korban Mobil Terguling

Aksi cepat dan sigap ditunjukkan jajaran Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi saat menyelamatkan korban mobil terguling di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri

Maret 30, 2026 - 14:46
Respons Kilat Polresta Banyuwangi Selamatkan Korban Mobil Terguling

BANYUWANGI Aksi cepat dan sigap ditunjukkan jajaran Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi saat menyelamatkan korban mobil terguling di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Senin (30/3/2026).

Telah terjadi kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah mobil merek Daihatsu Xenia Nopol P-1861-VA. Berdasar keterangan kepolisian, mobil tersebut dikendarai oleh warga Desa Rogojampi, Kecamatan Rogojampi inisial HZG (61), bersama istri dan cucunya yang masih kecil.

Peristiwa bermula ketika mobil tersebut melaju dari arah Selatan menuju Utara (S-U) dengan tujuan RS Yasmin. Saat berkendara HZG mengaku dalam kondisi sakit kepala alias pusing dan berniat berobat.

“Sayangnya saat berada di TKP mobil yang dikendarai HGZ tersebut oleh ke kanan hingga menabrak pembatas media marka tengah jalan hingga terguling,” jelas Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfian.

Dalam kondisi apel pagi, Ipda Pepri yang mendapat laporan kecelakaan dari masyarakat itu, tanpa banyak berpikir, langsung menuju TKP. Bagi Ipda Pepri, tugas kemanusiaan tidak bisa menunggu aba-aba dan instingnya langsung bekerja untuk membantu warganya.

Satlantas Polresta Banyuwangi Tri Pepri AlfianKanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfian tengah membawa korban ke RS Yasmin. (FOTO : Satlantas Polresta Banyuwangi)

Di TKP, mobil tampak sedikit ringsek dan terguling, memicu kekhawatiran siapapun yang melihatnya. Bergerak taktis, Ipda Pepri segera mengomandoi evakuasi menggunakan mobil derek. Fokusnya jelas, kendaraan harus segera dipinggirkan agar nadi lalu lintas Banyuwangi tidak tersumbat.

Dalam insiden itu ketiiga penumpang dinyatakan selamat tanpa luka berarti. Selanjutnya, oleh Ipda Pepri sendiri yang mengawal korban menuju RS Yasmin guna mendapatkan tindakan medis.

Di balik seragam polisi yang tampak tegas, Ipda Pepri justru begitu telaten menggendong cucu korban. Sambil menunggu tindakan medis selesai, dirianya mendekap sang balita, memberikan rasa tenang. Kehadirannya bukan lagi sekadar petugas penegak hukum, melainkan sosok pelindung bagi keluarga yang sedang syok tersebut.

“Alhamdulilah semua penumpang selamat,” ujarnya.

Ipda Pepri mengimbau, agar masyarakat senantiasa memprioritaskan kesehatannya sebelum berkendara. Dirinya perpesan kepada masyarakat apabila dalam kondisi tidak fit untuk membawa seseorang untuk menggantikan menyetir.

“Selalu jaga kesehatan, utamakan keselamatan, karena keluarga menunggu dirumah,” tutur Ipda Pepri. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow