Rajut Kebersamaan, Wakapolres Ponorogo Ajak Tokoh Masyarakat hingga Mahasiswa Nobar Film 'Tanah Runtuh'
Agenda nonton sinema bersama ini tidak hanya dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Ponorogo, namun juga menggandeng berbagai pilar penting masyarakat.
PONOROGO - Langkah humanis terus digencarkan oleh Polres Ponorogo untuk mempererat kedekatan dengan masyarakat.
Kali ini, giliran Wakapolres Ponorogo, Kompol Try Widyanto Fauzal, yang menginisiasi agenda nonton bareng (nobar) film layar lebar bertajuk 'Tanah Runtuh' di bioskop Cinepolis Ponorogo City Center (PCC), Senin (6/7/2026).
Agenda nonton sinema bersama ini tidak hanya dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Ponorogo, namun juga menggandeng berbagai pilar penting masyarakat.
Mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan instansi terkait, hingga kelompok mahasiswa tampak memadati area bioskop untuk merekatkan tali silaturahmi.
Lebih dari sekadar hiburan visual, pemutaran film Tanah Runtuh ini sengaja dipilih karena muatan moralnya yang mendalam.
Alur cerita yang disajikan menjadi ruang refleksi kolektif mengenai pentingnya kepedulian sosial, gotong royong, dan nilai-nilai kemanusiaan dalam menghadapi ujian kehidupan.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan sangat terasa sepanjang acara. Melalui momentum informal seperti ini, sekat-sekat formalitas antara aparat penegak hukum dan warga melebur, membuka ruang komunikasi yang lebih cair dan dari hati ke hati.
Wakapolres Ponorogo Kompol Try Widyanto Fauzal mengungkapkan bahwa sinergi kamtibmas tidak harus selalu dibangun melalui forum-forum formal yang kaku.
"Kami sengaja mengundang seluruh elemen masyarakat, rekan-rekan mahasiswa, tokoh agama, dan instansi samping untuk duduk bersama di sini," ujar Kompol Try Widyanto Fauzal.
"Film 'Tanah Runtuh' ini membawa pesan kemanusiaan yang sangat kuat. Melalui narasi di dalamnya, kita diingatkan kembali betapa pentingnya kepekaan sosial dan saling menjaga satu sama lain," imbuhnya.
Ia juga menambahkan bahwa kebersamaan di Cinepolis PCC ini diharapkan mampu menyuntikkan energi baru dalam hubungan kemitraan antara Polri dan publik.
"Harapan besar kami, momentum ini bisa memperkokoh jembatan komunikasi yang sudah ada," lanjut Kompol Try Widyanto Fauzal.
" Ketika komunikasi antara Polri, mahasiswa, tokoh masyarakat, dan instansi terkait berjalan erat tanpa sumbatan, maka kondusivitas di wilayah Ponorogo akan terjaga dengan sendirinya secara alami," tukasnya.
Kehadiran elemen mahasiswa dan tokoh lintas agama dalam acara ini mendapat apresiasi positif.
Banyak pihak menilai pendekatan kultural dan kreatif seperti nonton bareng ini jauh lebih efektif dalam menanamkan pesan-pesan positif sekaligus menyerap aspirasi terselubung yang ada di tengah masyarakat.
Dengan suksesnya gelaran nobar ini, Polres Ponorogo membuktikan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat lewat strategi yang menyentuh sisi humanistik warga Bumi Reog. (*)
Apa Reaksi Anda?