PW PMMBN Jatim 1 Gelar Sapa Akar Bangsa Perkuat Bela Negara Mahasiswa

PW PMMBN Jatim 1 menggelar forum SAPA AKAR BANGSA di Surabaya untuk memperkuat moderasi beragama dan bela negara di kalangan mahasiswa melalui pendekatan humanis.

April 8, 2026 - 19:05
PW PMMBN Jatim 1 Gelar Sapa Akar Bangsa Perkuat Bela Negara Mahasiswa

SURABAYA - Narasi kebangsaan tidak selalu lahir dari podium formal yang kaku. Di Surabaya, gagasan menjaga keutuhan negeri mengalir melalui pendekatan yang lebih membumi. Mahasiswa diajak merajut kembali nilai moderasi dan bela negara melalui forum dialog santai sembari sarapan.

Pimpinan Wilayah Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PW PMMBN) Jawa Timur 1 menggelar forum bertajuk "SAPA AKAR BANGSA" (Sarapan Afirmasi Akar Moderasi Beragama dan Bela Negara), Senin (6/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema strategis "Sinergi Aksi Teknis dan Strategi Preventif dalam Merajut Moderasi Beragama serta Kedaulatan Negara".

Acara ini digelar sebagai respons atas dinamika kebangsaan yang kian kompleks, mulai dari polarisasi di media sosial hingga ancaman paham intoleransi. Dalam forum yang dipandu Neng Himmatul Aliyah ini, mahasiswa diposisikan sebagai subjek aktif penjaga kedaulatan.

Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag RI, Dr. M. Munir, M.A., menegaskan pentingnya kolaborasi antara spiritualitas dan nasionalisme dalam menjaga stabilitas negara.

"Kokohnya kesatuan bangsa sangat bergantung pada komitmen kebangsaan yang kuat dan pemahaman keagamaan yang moderat. Dua hal ini harus berjalan beriringan," tegas Munir.

Senada dengan hal itu, Kepala Bakesbangpol Jawa Timur, Eddy Supriyanto, menantang mahasiswa untuk menjadi benteng pertama di tengah masyarakat. Ia berharap generasi muda mampu menjadi aktor preventif yang merajut moderasi secara berkelanjutan melalui langkah nyata.

Kolaborasi Lintas Sektor dan Deklarasi Kebangsaan

Forum ini menyatukan berbagai perspektif, mulai dari akademisi, birokrasi, hingga aparat keamanan. Dirbinmas Polda Jatim, Kombes Pol Eko Santoso, bersama Staf Ahli Pangdam V/Brawijaya, Kolonel Benny, sepakat bahwa pendekatan humanis dan edukatif adalah kunci menanamkan cinta tanah air pada Gen Z dan milenial.

“Upaya menumbuhkan cinta tanah air di kalangan pemuda harus dilakukan melalui pembinaan yang berkelanjutan dan pendekatan yang edukatif,” terang Kombes Pol Eko Santoso.

Puncak acara ditandai dengan pembacaan 'Deklarasi Kebangsaan'. Penandatanganan komitmen ini dilakukan oleh tokoh lintas sektor bersama Ketua PW PMMBN Jawa Timur 1, Cindi Romantika Oktaviani.

Langkah konkret juga disiapkan oleh Pemerintah Provinsi. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur, Dr. H. Adi Wawan Guntoro, menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi ide kreatif mahasiswa menjadi aksi nyata.

Membumikan Moderasi Beragama

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar, berpesan agar moderasi tidak berhenti pada level teori, melainkan harus membumi dalam praktik kehidupan sehari-hari.

“Moderasi beragama harus terus diperkuat dalam konteks kewilayahan agar benar-benar menjadi praktik hidup di tengah masyarakat,” pesan Sruji.

Melalui SAPA AKAR BANGSA, PW PMMBN Jatim 1 membuktikan bahwa merawat Indonesia dapat dimulai dari hal sederhana yang bertransformasi menjadi gerakan kolektif demi kedaulatan bangsa. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow