Prodi Tata Boga FT UNJ Perkuat Kemandirian Ekonomi Desa Singasari melalui Inovasi Pangan Lokal Berbasis SDGs

Program Studi Tata Boga, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (FT UNJ) kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat

Juni 27, 2026 - 11:58
Prodi Tata Boga FT UNJ Perkuat Kemandirian Ekonomi Desa Singasari melalui Inovasi Pangan Lokal Berbasis SDGs

JAKARTA - Program Studi Tata Boga, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (FT UNJ) kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan yang diselenggarakan pada 17 Juni 2026 di Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor ini difokuskan pada peningkatan keterampilan, literasi gizi, inovasi pangan lokal, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 Sebagai wilayah binaan unggulan FT UNJ sejak tahun 2025, Desa Singasari menjadi lokasi strategis bagi implementasi program pemberdayaan yang mengintegrasikan pendidikan, inovasi, dan pengembangan potensi lokal. Melalui berbagai pelatihan yang diberikan, FT UNJ mendorong masyarakat agar mampu mengolah sumber daya pangan di sekitarnya menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup.

Pelatihan dilaksanakan di dua lokasi, yakni Kantor Desa Singasari dan SMA Plus Putra Melati. Di Kantor Desa, kegiatan diikuti oleh sekitar 60 peserta yang terdiri atas 20 anggota PKK, 20 masyarakat umum, dan 20 ibu yang memiliki balita. Sementara di SMA Plus Putra Melati, pelatihan diikuti oleh 20 orang guru.

Pada pelatihan pertama, tim yang terdiri atas Sachriani, Mutiara Dahlia, Mariani, dan Wisnu Riyanto. memberikan materi “Pelatihan Pembuatan Cookies Berbasis Pisang Lokal sebagai Alternatif Produk Usaha Potensial”. Peserta diperkenalkan pada teknik pengolahan pisang menjadi produk pangan bernilai tambah yang berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumahan.

Selanjutnya, tim yang beranggotakan Trean Khautsar M., Cucu Cahyana, Mahdiyah, dan Choyrul Anwar. menghadirkan pelatihan “Inovasi Olahan Singkong”, yang mengajak masyarakat mengembangkan kreativitas dalam mengolah salah satu komoditas lokal menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Di lokasi yang sama, tim Yeni Yulianti, Guspri Devi Artanti, dan Alvina Fadila Maulida, menyelenggarakan pelatihan “Penerapan Media Informasi Digital dalam Pembuatan Produk Usaha Kuliner Berbahan Mentimun”. Pelatihan ini membekali peserta dengan kemampuan memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi dan pengembangan usaha kuliner berbasis pangan lokal.

 

UNJ
-

Sementara itu, bagi para ibu yang memiliki anak usia dini, Salsa Belladinna, Rusilanti, dan Nur Riska. memberikan pelatihan “Peningkatan Pengetahuan Gizi melalui Pemanfaatan Majalah Gizi”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai pemenuhan gizi keluarga, khususnya bagi anak usia dini, melalui media edukatif yang mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Di SMA Plus Putra Melati, tim yang terdiri atas Leila Siti Chairani, Annis Kandriasari, dan Muhammad Yafie Nuha, memberikan pelatihan “Edukasi Penulisan Modul Pembelajaran melalui Metode Reverse Engineering Berbasis Artificial Intelligence (AI)”. Pelatihan ini membekali para guru dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk menyusun modul pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan sesuai dengan perkembangan pendidikan digital.

Selain memperoleh materi dan praktik secara langsung, seluruh peserta juga menerima berbagai bahan pendukung berupa flyer, booklet resep produk olahan pangan, majalah gizi, serta hampers berisi hasil karya dari masing-masing kelompok pelatihan. Materi tersebut diharapkan dapat menjadi referensi yang berkelanjutan dalam mengembangkan keterampilan dan usaha masyarakat.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dibuka secara resmi oleh Dekan FT UNJ, Prof. Neneng Silfi Ambarwati. Dalam sambutannya, Prof. Neneng menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan upaya untuk mengoptimalkan potensi sumber daya pangan lokal Desa Singasari, seperti pisang, singkong, mentimun, dan komoditas lainnya agar dapat diolah menjadi produk bernilai tambah, seperti kue kering, minuman, cake, camilan, hingga produk khas yang berpotensi menjadi oleh-oleh unggulan desa.

"Melalui pemanfaatan potensi pangan lokal yang dipadukan dengan inovasi, kreativitas, dan penguatan kapasitas masyarakat, kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan peluang usaha baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, kader PKK, dan pelaku usaha di Desa Singasari," ujar Prof. Neneng.

Pelaksanaan PkM ini juga selaras dengan pencapaian SDGs, khususnya SDGs 5 (Kesetaraan Gender) melalui pemberdayaan perempuan, SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal, serta SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan bahan pangan lokal secara berkelanjutan.

Melalui sinergi antara akademisi, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat, Program Studi Tata Boga FT UNJ berharap Desa Singasari dapat terus berkembang sebagai desa binaan yang mandiri, inovatif, serta mampu mengoptimalkan potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan desa yang inklusif dan berdaya saing. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow