Poltekbang Surabaya Komitmen Wujudkan Kampus Zero Violence

Kampus Politeknik Penerbangan Surabaya atau Poltekbang Surabaya berkomitmen mendukung aksi kampus tanpa kekerasan atau zero violence dengan melakukan penandatanganan Kom ...

Juli 31, 2023 - 12:30
Poltekbang Surabaya Komitmen Wujudkan Kampus Zero Violence

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Kampus Politeknik Penerbangan Surabaya atau Poltekbang Surabaya berkomitmen mendukung aksi kampus tanpa kekerasan atau zero violence dengan melakukan penandatanganan Komitmen Bersama Pendidikan dan Pengasuhan.

Penandatanganan komitmen juga dilakukan oleh Civitas Akademika di Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya. Mulai dari Direktur Poltekpel Surabaya, perwakilan dosen, perwakilan pegawai, perwakilan pengasuh dan perwakilan taruna. 

Penandatanganan disaksikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Djoko Sasono. 

Dalam penandatanganan tersebut, pihak kampus juga menyatakan akan terus menjaga kampus humanis yang menerapkan stop kekerasan. 

Ini sesuai arahan BPSDMP Kemenhub yang berkomitmen menghapus tindakan kekerasan atau zero violence di lingkungan kampus di bawah naungan Kemenhub. 

Direktur Poltekbang Surabaya Agus Pramuka, mengapresiasi upaya sosialisasi dan komitmen dari Kepala BPSDMP Djoko Sasono untuk menciptakan zero violence di lingkungan kampus/sekolah tinggi perhubungan.

Poltekbang-Surabaya-a.jpgKepala Badan BPSDMP Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Djoko Sasono saat memberi arahan kepada taruna/taruni di Poltekbang Surabaya.(Dok.Poltekbang Surabaya) 

Agus menilai Kepala BPSDMP Djoko Sasono telah memberikan motivasi kepada manajemen Poltekbang Surabaya sebagai pengasuh agar terus mengingatkan kepada taruna/taruni untuk bersikap dewasa dan menghindari cara-cara kekerasan. 

"Kampus kita bukan militer, kita menegakkan disiplin tapi tidak memakai cara-cara kekerasan. Insya Allah kami siap mewujudkan zero violence," kata Agus, Senin (31/7/2023). 

Sementara itu, Kepala BPSDMP Djoko Sasono memastikan akan terus melakukan sosialisasi kepada para taruna/taruni dan civitas akademika yang ada di kampus/sekolah tinggi perhubungan darat, laut, udara se-Indonesia. 

Kepala BPSDMP Djoko Sasono sengaja turun langsung ke kampus-kampus untuk memberikan pengarahan kepada taruna/taruni demi memastikan komitmen dan kesepakatan bersama menghapus tindakan kekerasan dalam bentuk apapun. 

Seperti di Kampus Poltekbang Surabaya. Djoko Sasono mengumpulkan manajemen dan taruna/taruni dari beberapa kampus. 

Mulai dari Poltekbang Surabaya, Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya dan Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh. 

Dihadiri lebih dari 700 taruna/taruni dan pihak manajemen kampus, Djoko membuka pengarahan dengan mengingatkan pentingnya kasih sayang yang didapatkan setiap individu sejak kecil hingga tumbuh dewasa seperti sekarang. 

Terutama kasih sayang yang berasal dari keluarga masing-masing. 

Djoko Sasono yakin bahwa setiap manusia lahir dengan rasa cinta dan dibesarkan dengan kasih sayang.

"Ibu kita, ayah kita ingin kita tumbuh dengan kasih sayang. Ayo ingat kembali memori kalian. Saya ingin kita semua menghargai kepercayaan orang tua kalian, bahwa kalian masuk di sini, dengan menjadi taruna/taruni di sini kan modalnya rasa percaya yang diberikan oleh orang tua. Mereka rela melepas kalian untuk menuntut ilmu dengan menjadi taruna/taruni dan jauh dari mereka. Maka hargai kepercayaan mereka. Kekerasan tidak boleh lagi ada di kampus-kampus BPSDM Perhubungan, sepakat?,” ujar Kabadan Djoko Sasono tegas dihadapan para taruna/taruni. 

Menanggapi hal itu, para taruna/taruni kompak menjawab dengan kata sepakat. 

“Sepakat,” jawab taruna/taruni.

Tindakan kekerasan, lanjut Djoko, tidak ada manfaatnya. Terlebih jika dilakukan di lingkungan kampus. 

“Kekerasan adalah sesuatu yang tidak beradab. Kita ini kan sudah punya peraturan-peraturan. Adanya peraturan untuk menjadikan kita menjadi manusia punya kehidupan yang lebih baik. Kekerasan justru melahirkan kebencian, dendam dan segala macam hal buruk. Maka, stop kekerasan, budayakan zero violence. Dengan rasa kasih sayang kita wujudkan prestasi,” pesan dia.

Bentuk keseriusan membudayakan zero violence juga ditunjukkan dengan adanya penandatanganan Komitmen Bersama Pendidikan dan Pengasuhan Menyatakan Terus Menjaga Kampus Humanis yang Menerapkan Stop Kekerasan di Poltekbang Surabaya.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow