Polres Sukabumi Gandeng Thanks Institute Indonesia Gelar Self Healing dan Emotional Cleansing

Polres Sukabumi menggelar kegiatan Self Healing dan Emotional Cleansing bersama Thanks Institute Indonesia untuk memperkuat ketahanan mental personel dan Bhayangkari menjelang Hari Bhayangkara ke-80.

Juni 21, 2026 - 21:43
Polres Sukabumi Gandeng Thanks Institute Indonesia Gelar Self Healing dan Emotional Cleansing

SUKABUMI - Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Sukabumi bekerja sama dengan Thanks Institute Indonesia menggelar kegiatan Self Healing and Emotional Cleansing yang diikuti seluruh personel dan Bhayangkari Polres Sukabumi di Aula Mapolres Sukabumi, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan mental dan spiritual anggota Polri beserta keluarganya, sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia Polri yang profesional, humanis, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kesehatan mental merupakan aspek penting yang harus mendapat perhatian di tengah meningkatnya tantangan tugas kepolisian.

Menurutnya, personel Polri tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dan kompetensi profesional, tetapi juga harus mampu menjaga keseimbangan emosional dalam menjalankan tugas maupun kehidupan keluarga.

“Tekanan tugas, tuntutan pelayanan publik, dan tanggung jawab sebagai anggota Polri maupun kepala keluarga sering kali hadir secara bersamaan. Karena itu, menjaga kesehatan mental menjadi kebutuhan yang tidak kalah penting dibandingkan penguatan fisik dan kompetensi,” ujarnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan motivator nasional Dr. Ketut Abid Halimi, S.Pd.I., M.Pd., C.Ht., yang dikenal sebagai The Best Asia Choice Motivator 2024. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya kecerdasan emosional dan kejernihan hati dalam mendukung pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Dr. Abid, personel Polri membutuhkan ruang untuk merawat kesehatan mental agar mampu menghadapi berbagai tekanan pekerjaan maupun persoalan pribadi secara lebih bijak.

“Tekanan tugas di lapangan dan persoalan keluarga sering kali hadir bersamaan. Karena itu, personel membutuhkan ruang untuk merawat mentalnya. Kegiatan ini bukan sekadar relaksasi, tetapi bentuk ikhtiar agar kita semua bisa menjalankan tugas pengayoman dengan hati yang jernih dan emosi yang stabil,” ungkapnya.

Ia menambahkan, mental yang sehat akan melahirkan pelayanan publik yang lebih humanis, responsif, dan profesional, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang terus dikembangkan menjelang Hari Bhayangkara ke-80.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan Emotional Cleansing yang dirancang untuk membantu peserta melepaskan beban emosional, meningkatkan rasa syukur, serta membangun semangat baru dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Suasana haru dan penuh kekhusyukan mewarnai sesi tersebut. Sejumlah peserta mengaku memperoleh ketenangan batin serta motivasi baru setelah mengikuti kegiatan.

“Saya merasa sangat beruntung bisa mengikuti kegiatan ini. Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan Dr. Abid yang telah membuka wawasan dan hati kami. Rasanya beban yang selama ini menumpuk perlahan terangkat. Saya merasa lebih siap menjalani tugas dan kehidupan sehari-hari dengan pikiran yang lebih tenang,” ujar Eka Septa, anggota Bhayangkari Cabang Sukabumi.

Melalui kegiatan ini, Polres Sukabumi berharap seluruh personel dan Bhayangkari semakin memiliki ketahanan mental yang kuat, mampu menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan kedinasan, serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam semangat Hari Bhayangkara ke-80. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow