Place of Pamper di Kotask Caffe Malang, Ruang Temu Brand Lokal Lintas Kota

Kotask Caffe Malang menjadi tempat etalase brand lokal dari Malang hingga Bandung.

Maret 5, 2026 - 15:00
Place of Pamper di Kotask Caffe Malang, Ruang Temu Brand Lokal Lintas Kota

MALANG Suasana berbeda terasa di Kotask Caffe, Jalan Raya Langsep Kota Malang. Sejak Rabu (4/3/2026) ruang yang biasa menjadi tempat nongkrong itu berubah menjadi etalase kolektif bagi sejumlah brand lokal dalam gelaran Place of Pamper (P.O.P).

P.O.P mendefinisikan diri sebagai roving pop up experience of selected brands. Secara sederhana, istilah tersebut dapat dimaknai sebagai pengalaman pop up yang berpindah tempat dengan menghadirkan brand pilihan.

Kata roving berarti berkeliling atau berpindah lokasi. Pop up merujuk pada toko atau acara yang hadir sementara dalam waktu terbatas. Sementara experience menekankan bahwa yang ditawarkan bukan sekadar jual beli, tetapi pengalaman ruang dan interaksi.

Dengan konsep ini, P.O.P bukan toko permanen, melainkan event kurasi brand yang dapat hadir di kota berbeda dengan konsep ruang yang disesuaikan.

Place-of-Pamper-3.jpg

Digelar pada 4–8 Maret 2026 pukul 10.00–22.00 WIB dengan akses gratis, edisi kedua ini menghadirkan 13 brand yaitu Humblezing, Vidoj, Westbrook, by.ody, Mate, Tomato Slices, Daile, Disclosure, Conbini, Powerpuff, Heapscents, Perennial Limited, dan nugnau+atelier. Produk yang tersedia beragam, mulai dari baju, tas, topi, kacamata hingga parfum.

Mayoritas brand berasal dari Bandung, Jogja, Solo, dan Malang. Perpaduan tersebut menghadirkan ragam karakter, dari streetwear, minimalis, hingga crafted pieces dengan sentuhan artistik, yang dikemas dalam satu ruang kolektif.

Salah satu penyelenggara sekaligus Owner Vidoj, Vicky, menjelaskan bahwa P.O.P tidak mengusung tema khusus. “Kami lebih mendatangi brand yang sesuai dengan karakter Place of Pamper. Genre netral dan terbuka untuk semua orang,” ujarnya.

Alih-alih mengejar popularitas media sosial, kurasi dilakukan berdasarkan kekuatan identitas dan konsistensi branding. Pendekatan ini membuat setiap brand tampil dengan ciri khas kuat, namun tetap terasa selaras ketika disandingkan.

Place-of-Pamper-2.jpg

Pemilihan Kotask Caffe sebagai lokasi juga menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman ruang. Tata letak luas dengan nuansa industrial modern membuat pop up ini terasa seperti toko permanen, bukan bazar sementara. Pengunjung dapat melihat detail produk dengan lebih leluasa tanpa kesan sempit.

Tidak hanya menghadirkan brand fashion dan lifestyle, P.O.P juga melengkapi rangkaian acara dengan workshop bertajuk “TangKai”. Workshop ini mengusung konsep organic arrangement experience, mengajak peserta merasakan proses petik, panen, hingga rangkai dalam satu sesi kreatif.

Workshop TangKai digelar pada 7 dan 8 Maret 2026 pukul 16.00–18.00 WIB di Kotask Caffe, dengan investasi Rp185 ribu per sesi. Kegiatan ini menjadi ruang eksplorasi kreatif yang selaras dengan semangat P.O.P sebagai pengalaman, bukan sekadar ruang transaksi.

Sebagai penyelenggaraan kedua, P.O.P menunjukkan potensi berkembang sebagai platform kolaboratif lintas kota. Ke depan, penyelenggara berencana menghadirkan pop up serupa di Jogja dan Bandung.

Lebih dari sekadar tempat belanja, Place of Pamper menjadi ruang pertemuan ide, karakter, dan komunitas. Sebuah cara baru menikmati brand lokal, tidak hanya membeli produk, tetapi juga merasakan atmosfer serta cerita yang dibawa setiap brand. (*)

Pewarta: Lusia Dian Finnadi

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow