Pemkot Yogyakarta Kucurkan Rp6,1 Miliar untuk Atlet Porda DIY 2025, Ini Pesan Wali Kota Hasto

Pemberian bonus tersebut menjadi bentuk apresiasi nyata atas perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama Kota Yogyakarta di ajang olahraga terbesar tingkat daerah tersebut.

Maret 13, 2026 - 15:00
Pemkot Yogyakarta Kucurkan Rp6,1 Miliar untuk Atlet Porda DIY 2025, Ini Pesan Wali Kota Hasto

YOGYAKARTA Pemerintah Kota Yogyakarta (Pemkot Yogyakarta) resmi menggelontorkan tali asih sekitar Rp6,1 miliar bagi ratusan atlet dan pelatih yang berhasil meraih medali dalam ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2025.

Pemberian bonus tersebut menjadi bentuk apresiasi nyata atas perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama Kota Yogyakarta di ajang olahraga terbesar tingkat daerah tersebut.

Tali asih diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, kepada perwakilan atlet peraih medali.

Dalam kesempatan itu, Hasto Wardoyo menegaskan bahwa dukungan terhadap dunia olahraga tetap menjadi prioritas Pemkot Yogyakarta.

Menurutnya, meskipun saat ini pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran daerah, pembinaan olahraga melalui KONI tetap mendapat perhatian khusus.

“Pemerintah Kota Yogyakarta tetap ingin memberikan apresiasi kepada para atlet dan seluruh cabang olahraga yang sudah berprestasi. Walaupun ada efisiensi APBD, anggaran untuk KONI tidak kami efisiensikan,” ujar Hasto, Jumat (13/3/2026).

Ia menilai keberhasilan para atlet tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang, latihan keras, serta pengalaman bertanding yang terus diasah.

Karena itu, prestasi yang diraih pada Porda DIY 2025 diharapkan bisa menjadi pijakan untuk meraih hasil yang lebih tinggi di masa depan.

Siap Tancap Gas Menuju Porda 2027

Pemkot Yogyakarta kini mulai mempersiapkan diri menghadapi Porda DIY 2027 yang akan digelar di Kabupaten Kulon Progo.

Hasto meminta seluruh pengurus cabang olahraga, pelatih, dan atlet untuk mulai memetakan kekuatan serta menyiapkan strategi sejak sekarang.

“Kami berharap para pelatih, atlet, dan pengurus cabang olahraga benar-benar serius mempersiapkan diri. Pemerintah juga ingin kita berprestasi lebih tinggi lagi,” tegasnya.

Ia optimistis Kota Yogyakarta mampu meningkatkan perolehan medali pada Porda mendatang.

Dengan modal peringkat tiga pada penyelenggaraan sebelumnya, peluang untuk menambah jumlah medali emas dinilai masih sangat terbuka.

“Saya berharap KONI bisa memilih atlet terbaik secara objektif, lalu kita siapkan dengan baik untuk menghadapi Porda 2027,” tambahnya.

Yogya Sabet 414 Medali di Porda DIY 2025

Ketua Umum KONI Kota Yogyakarta Dedi Budiono menyampaikan bahwa kontingen Kota Yogyakarta berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dalam Porda DIY 2025.

Total 414 medali berhasil diraih dengan rincian yaitu sebanyak 131 medali emas, 129 medali perak, dan sebanyak 154 medali perunggu.

Medali tersebut diraih dari berbagai cabang olahraga, di antaranya balap sepeda, bola basket, bola voli, e-sport, karate, golf, korfball, panjat tebing, sepatu roda, hingga tenis meja.

Menurut Dedi, pencairan tali asih bagi atlet dan pelatih bahkan sudah mulai dilakukan dan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima.

“Pemberian tali asih ini merupakan bentuk penghargaan dari Pemkot Yogyakarta kepada atlet-atlet berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah,” kata Dedi.

Ia berharap bonus tersebut mampu memotivasi para atlet untuk tampil lebih maksimal pada Porda berikutnya.

Atlet Terbaik: 5 Emas dari Sepatu Roda

Salah satu atlet yang mencuri perhatian dalam Porda DIY 2025 adalah Neila Nur Ratnama Anakya, atlet sepatu roda yang berhasil meraih lima medali emas sekaligus.

Sementara itu, atlet putra terbaik diraih oleh Ahmad Yoga Ilham Firdaus yang sukses membawa pulang tiga medali emas.

Neila mengaku bersyukur atas perhatian Pemerintah Kota Yogyakarta yang memberikan bonus bagi atlet berprestasi.

Ia juga menceritakan tantangan berat yang dihadapi saat berlaga di Gunungkidul, terutama karena kondisi sirkuit yang tidak sepenuhnya ideal. Namun kondisi tersebut tidak menghalangi semangatnya untuk memberikan prestasi terbaik.

“Alhamdulillah senang sekali. Bonus ini rencananya akan saya tabung untuk mendukung kebutuhan latihan dan olahraga sepatu roda ke depan,” ungkap Neila.

Pemberian tali asih ini diharapkan menjadi suntikan motivasi bagi para atlet Kota Yogyakarta agar terus meningkatkan prestasi.

Dengan dukungan pemerintah, pembinaan yang konsisten dari KONI, serta kerja keras para atlet dan pelatih, Kota Yogyakarta optimistis mampu tampil lebih kuat dalam Porda DIY 2027 di Kulon Progo. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow