Paus Leo XIV Serukan Dialog Damai atas Konflik Iran
Paus Leo XIV menyampaikan keprihatinan atas konflik Iran pascaserangan AS-Israel dan menyerukan penghentian kekerasan serta pemulihan diplomasi.
JAKARTA Paus Leo XIV menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik Iran menyusul serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah kota di negara tersebut. Seruan itu disampaikan dalam doa Angelus, Minggu, di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
“Stabilitas dan perdamaian tidak dibangun dengan ancaman timbal balik maupun senjata yang menimbulkan kehancuran, penderitaan, dan kematian, melainkan melalui dialog yang rasional, otentik, dan bertanggung jawab,” ujar Paus.
Ia mengingatkan adanya potensi tragedi besar apabila spiral kekerasan terus berlanjut tanpa kendali.
Serangan dan Balasan Memicu Ketegangan Regional
Pada Sabtu (28/2/2026), Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara bersama yang menargetkan Teheran serta beberapa kota lain di Iran. Serangan tersebut memicu respons Iran berupa serangan balasan ke Israel dan sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat.
Situasi ini memperluas risiko konflik regional, mengingat kawasan Teluk merupakan wilayah strategis baik dari sisi keamanan maupun ekonomi global.
Paus Leo XIV menyampaikan seruan langsung kepada seluruh pihak yang terlibat untuk menghentikan eskalasi. Ia meminta agar tanggung jawab moral diutamakan guna mencegah situasi berkembang menjadi krisis yang tidak dapat diperbaiki.
Diplomasi Diminta Kembali Berperan
Dalam pernyataannya, Paus juga menekankan pentingnya memulihkan peran diplomasi internasional.
“Semoga diplomasi kembali menjalankan perannya dan kesejahteraan rakyat dipromosikan, rakyat yang mendambakan hidup berdampingan secara damai berdasarkan keadilan,” katanya. Ia menutup seruan tersebut dengan ajakan untuk terus mendoakan perdamaian di kawasan. (*)
Apa Reaksi Anda?