Muspimcab 1X PMII Kabupaten Malang Susun Arah Baru Kaderisasi dan Gerakan Organisasi

Melalui Muspimcab IX ini, PC PMII Kabupaten Malang berharap lahir berbagai rekomendasi strategis yang mampu memperkuat sistem kaderisasi, memperjelas arah gerakan organisasi.

Juni 21, 2026 - 19:37
Muspimcab 1X PMII Kabupaten Malang Susun Arah Baru Kaderisasi dan Gerakan Organisasi

MALANG - Perubahan sosial, politik, hingga perkembangan teknologi yang bergerak begitu cepat mendorong Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Malang melakukan penataan kembali arah kaderisasi dan gerakan organisasinya. Langkah tersebut dibahas dalam Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspimcab) IX yang digelar di Aula Kantor PCNU Kabupaten Malang, Minggu (21/6/2026).

Mengusung tema "Menata Struktur, Menguatkan Kultur, Melejitkan Potensi Kader demi Kaderisasi yang Terukur", forum tersebut menjadi ruang konsolidasi bagi seluruh unsur kepengurusan PMII Kabupaten Malang untuk mengevaluasi sistem kaderisasi sekaligus merumuskan strategi organisasi dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.

Muspimcab IX diikuti delegasi dari enam komisariat dan delapan rayon di bawah naungan PC PMII Kabupaten Malang. Kegiatan juga dihadiri jajaran kepolisian dari Polres Malang dan Polsek Kepanjen sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan forum organisasi mahasiswa tersebut.

Ketua Umum PC PMII Kabupaten Malang, Syahrul Majid, mengatakan Muspimcab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk memastikan PMII tetap relevan dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan dinamika kebangsaan.

Menurutnya, perkembangan zaman menuntut organisasi kemahasiswaan untuk terus beradaptasi, memperkuat kualitas kader, serta meningkatkan kepekaan dalam membaca persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

"PMII Kabupaten Malang sudah seharusnya adaptif terhadap perkembangan zaman serta semakin aktif dalam membaca situasi dan merespons berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat," ujar Syahrul.

Ia menjelaskan, forum tersebut juga dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap arah kaderisasi dan pedoman gerakan organisasi yang selama beberapa tahun terakhir dinilai perlu diperbarui.

"Kami menyelenggarakan Muspimcab ini bukan hanya sebagai amanat organisasi. Masih banyak aspek kaderisasi, gerakan, serta pedoman organisasi yang perlu dibenahi dan diperbarui. Terlebih Muspimcab terakhir dilaksanakan pada tahun 2023," katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Muspimcab IX, Ubaidillah, mengapresiasi tingginya partisipasi seluruh komisariat dan rayon yang hadir dalam forum tersebut. Menurutnya, antusiasme peserta menjadi modal penting untuk membangun organisasi yang semakin solid dan responsif terhadap tantangan masa depan.

"Terima kasih kepada seluruh pengurus rayon dan komisariat PMII se-Kabupaten Malang yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan gagasannya demi kemajuan PMII Kabupaten Malang ke depan," ujarnya.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta tidak hanya mengikuti sidang organisasi, tetapi juga berdiskusi mengenai arah gerakan mahasiswa melalui sesi talkshow kepergerakan.

Forum tersebut menghadirkan anggota DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarok, yang membawakan materi bertajuk "Arah Baru Aktivisme: Menavigasi Krisis Nasional Menuju Episentrum Generasi Emas 2045".

Dalam pemaparannya, Zulham mengajak kader PMII untuk memperkuat kapasitas intelektual, kepemimpinan, serta sensitivitas sosial agar mampu mengambil peran strategis dalam menjawab berbagai persoalan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Melalui Muspimcab IX ini, PC PMII Kabupaten Malang berharap lahir berbagai rekomendasi strategis yang mampu memperkuat sistem kaderisasi, memperjelas arah gerakan organisasi, sekaligus meningkatkan kontribusi PMII dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Bagi PMII Kabupaten Malang, kaderisasi tidak cukup hanya menghasilkan banyak anggota, tetapi juga harus melahirkan kader yang adaptif, berintegritas, dan mampu menjadi solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow