Monumen Komodor Udara Husein Sastranegara Diresmikan di Titik Jatuhnya Pesawat Cukiu di Yogyakarta
Monumen Komodor Udara (Anumerta) Husein Sastranegara resmi diresmikan di Gowongan Lor, Yogyakarta, Selasa (7/4/2026). Lokasi ini merupakan titik jatuhnya pesawat Cukiu yang diawaki almarhum saat uji t
MALANG Monumen Komodor Udara (Anumerta) Husein Sastranegara resmi diresmikan di kawasan Gowongan Lor, Kota Yogyakarta, Selasa (7/4/2026) pagi. Peresmian yang digelar oleh Akademi Angkatan Udara ini berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan atas jasa salah satu pelopor kekuatan udara Indonesia.
Acara peresmian dihadiri oleh sejumlah pejabat TNI Angkatan Udara, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat. Hadir pula Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Reza R. R. Sastranegara, yang didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 4/D II Ny. Uphik Reza Sastranegara, mewakili keluarga besar almarhum.
Monumen ini berdiri di lokasi bersejarah, yakni titik jatuhnya pesawat Cukiu yang diawaki oleh Husein Sastranegara bersama mekanik Rukidi saat melaksanakan uji terbang pada masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
Dalam sambutannya, Marsma TNI Reza R. R. Sastranegara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan penghargaan atas dedikasi almarhum.
“Monumen ini bukan hanya simbol penghormatan, tetapi juga pengingat akan nilai perjuangan, keberanian, dan pengabdian yang diwariskan kepada generasi penerus, khususnya prajurit TNI Angkatan Udara,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan monumen tersebut dapat menjadi sarana edukasi sejarah sekaligus sumber inspirasi bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk meneladani semangat juang para pendahulu dalam menjaga kedaulatan bangsa.
Komodor Udara (Anumerta) Husein Sastranegara dikenal sebagai tokoh penting dalam sejarah penerbangan militer Indonesia. Ia gugur pada 1946 saat menjalankan misi uji terbang, dan pengorbanannya menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang TNI Angkatan Udara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Gubernur AAU Donald Kasenda, Wakil Gubernur AAU Bonang Bayuaji Gautama, Danlanud Adisutjipto Toto Ginanto, Wakil Gubernur DIY Paku Alam X, serta Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo bersama sejumlah undangan lainnya. (*)
Apa Reaksi Anda?