TPS Sampah Pasar Turen Malang Akan Dipindah Usai Kebakaran

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mulai menyiapkan penataan ulang sistem pengelolaan sampah di Pasar Sayur Turen.

Juli 14, 2026 - 22:02
TPS Sampah Pasar Turen Malang Akan Dipindah Usai Kebakaran

MALANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mulai menyiapkan penataan ulang sistem pengelolaan sampah di Pasar Sayur Turen. Hal itu setelah insiden kebakaran yang terjadi pada Senin (13/7/2026) malam. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memindahkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) ke lokasi yang lebih strategis di bagian depan pasar. 

Rencana tersebut menjadi bagian dari penataan kawasan pasar pascakebakaran yang menghanguskan satu kios di bagian belakang pasar. Lokasi TPS yang selama ini berada di belakang pasar dinilai perlu dievaluasi agar proses pengangkutan sampah lebih efektif sekaligus mendukung rencana revitalisasi pasar pada 2027.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang Ahmad Dzulfikar Nurrahman mengatakan, pemindahan TPS masih menunggu pemetaan lokasi bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) karena harus menggunakan lahan milik Pemerintah Kabupaten Malang.

"Dari diskusi, lokasi ini akan dimanfaatkan untuk area komersial. Sekaligus, untuk efektivitas pengangkutan sampah memang lebih baik TPS berada di pinggir jalan. Tapi harus dimapping dulu karena harus berada di aset Pemerintah Kabupaten Malang," ujarnya.

Menurut Dzulfikar, kapasitas TPS kemungkinan tetap dipertahankan. Namun, apabila pengembangan pasar nantinya meningkatkan aktivitas perdagangan, kapasitas penampungan sampah juga dapat disesuaikan.

"Kalau kapasitasnya mungkin tetap. Tapi kalau nanti memang pasar ada proyeksi peningkatan, ya sekalian bisa diperbesar," katanya.

Ia menjelaskan, TPS tersebut selama ini hanya melayani kebutuhan Pasar Sayur Turen. Setiap hari, pasar menghasilkan sampah sekitar satu dump truk yang kemudian diangkut menuju tempat pemrosesan akhir.

"TPS ini memang melayani pasar saja karena pasar menghasilkan sampah. Satu hari rata-rata produksi sampahnya satu dump truk," jelasnya.

Meski demikian, lokasi pasti TPS baru belum ditentukan. DLH masih menunggu keputusan dari Disperindag selaku pengelola kawasan pasar.

"Untuk lokasinya nanti menunggu dari Disperindag," pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Malang HM Sanusi menginstruksikan penataan ulang kawasan belakang Pasar Turen setelah kebakaran terjadi. Selain membersihkan tumpukan sampah, Pemkab juga berencana memindahkan TPS ke bagian depan pasar serta membangun hanggar baru dalam program revitalisasi yang dijadwalkan mulai tahun 2027.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow