Anggaran BBM Truk Sampah Kabupaten Malang Ditambah Rp2 Miliar dalam PAK 2026

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bakal menambah anggaran bahan bakar minyak (BBM) untuk armada pengangkut sampah sebesar Rp2 miliar melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2026.

Juli 14, 2026 - 21:30
Anggaran BBM Truk Sampah Kabupaten Malang Ditambah Rp2 Miliar dalam PAK 2026

MALANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bakal menambah anggaran bahan bakar minyak (BBM) untuk armada pengangkut sampah sebesar Rp2 miliar melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2026. Tambahan anggaran tersebut diajukan oleh Dinas Lingkungan Hidup untuk memastikan operasional puluhan truk sampah tetap berjalan hingga akhir tahun. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang Ahmad Dzulfikar Nurrahman mengatakan, tambahan anggaran itu membuat kebutuhan BBM armada pengangkut sampah dipastikan aman hingga Desember 2026.

"Anggaran BBM kami cukup sampai dengan akhir tahun. Itu sudah termasuk tambahan dalam PAK," ujar Dzulfikar.

Ia menjelaskan, nilai tambahan anggaran BBM dalam PAK mencapai sekitar Rp2 miliar. Dana tersebut dikhususkan untuk mendukung operasional armada pengangkut sampah yang setiap hari melayani pengangkutan dari berbagai wilayah di Kabupaten Malang.

"Kalau di PAK tambahannya kurang lebih sekitar Rp2 miliar," katanya.

Menurut Dzulfikar, kebutuhan anggaran BBM untuk armada pengangkut sampah memang cukup besar. Sejak awal tahun hingga akhir tahun, kebutuhan biaya operasional BBM mencapai sekitar empat kali lipat dibanding tambahan anggaran yang dialokasikan melalui PAK.

"Kalau mulai Januari lebih, sekitar empat kalinya. Itu untuk BBM saja," jelasnya.

Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung operasional sekitar 80 unit truk sampah yang setiap hari beroperasi melayani pengangkutan sampah di seluruh wilayah Kabupaten Malang.

"Itu digunakan untuk kurang lebih 80 truk sampah yang beroperasi di Kabupaten Malang," ungkap Dzulfikar.

Penambahan anggaran BBM ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Malang menjaga layanan persampahan tetap berjalan optimal. Ketersediaan bahan bakar menjadi salah satu komponen penting agar armada pengangkut sampah dapat beroperasi secara rutin dan mencegah terjadinya penumpukan sampah di tempat penampungan sementara maupun kawasan permukiman masyarakat. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow