Menteri PKP Maruarar Sirait Suntikkan Rp500 Miliar KUR Perumahan di Surabaya

Menteri PKP Maruarar menjelaskan bahwa akses pembiayaan ini mudah dijangkau oleh masyarakat.

Mei 3, 2026 - 22:01
Menteri PKP Maruarar Sirait Suntikkan Rp500 Miliar KUR Perumahan di Surabaya

SURABAYA - Menteri PKP (Perumahan dan Kawasan Permukiman) Maruarar Sirait melakukan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di SMPN 27 Surabaya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan rumah layak huni melalui peningkatan kuota penerima BSPS.

Pemerintah kini mengintegrasikan program rumah layak huni dengan skema pembiayaan KUR serta program PNM Mekaar. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan ekonomi bagi keluarga penerima manfaat.

Menteri PKP Maruarar menjelaskan bahwa akses pembiayaan ini mudah dijangkau oleh masyarakat.

Jika angka pinjaman di bawah Rp100 juta, masyarakat tidak lagi wajib memberikan agunan. Bunganya pun relatif ringan yakni sekitar 5,99 persen per tahun.

"Kami ingin masyarakat terbebas dari jeratan rentenir. Prosesnya harus cepat, mudah, dan benar-benar membantu," katanya.

Tidak hanya menyasar masyarakat umum. Kebijakan ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha kecil sektor usaha bangunan, developer dan konstruksi.

Mereka dapat mengakses pembiayaan hingga Rp20 miliar dengan subsidi bunga dari pemerintah.

Maruarar menilai kebijakan tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor riil sekaligus menciptakan kelas menengah baru di tengah masyarakat.

Dengan kolaborasi program perumahan dan pembiayaan usaha, pemerintah berharap mampu mengentaskan kemiskinan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Maruarar juga menyuntik penyaluran KUR di Surabaya mencapai Rp500 miliar pada tiga bulan ke depan melalui BTN, setelah hari ini angka penyaluran KUR perumahan BTN pecah rekor Rp305,21 miliar yang terdiri dari 245 debitur. 

"Hari ini saya umumkan KUR perumahan terbesar dalam satu sosialisasi di Kota Surabaya sejumlah tiga ratus miliar rupiah bank nya BTN. Surabaya tiga bulan lagi, setengah triliun kita siapin," katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono turut memberikan apresiasi kepada Kementerian PKP. Ia merinci capaian program BSPS di Surabaya telah berjalan signifikan.

"Atas nama masyarakat Surabaya, kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya. Dari 1.200 BSPS yang dialokasikan, sebanyak 600 sudah terverifikasi hingga 1 Mei. Ini akan kami dorong agar segera rampung sesuai target," ucapnya.

Ia juga memuji kerja keras pemerintah pusat dalam mempercepat realisasi program pro rakyat. Khususnya untuk sektor perumahan dan pangan.

Bambang Haryo optimis target pembangunan tiga juta rumah secara nasional hingga tahun ini dapat memberi dampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

"Program ini luar biasa, kita berharap masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya, baik dari sisi hunian maupun peningkatan kesejahteraan," tandasnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow