Wasev TMMD 128 Gresik di Slempit, 200 Warga Saksikan Sinergi TNI dan Masyarakat Bangun Desa
Balai Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, dipenuhi semangat kebersamaan saat sekitar 200 warga menghadiri kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-128 Tahun Anggaran 2026, Sela
GRESIK - Balai Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, dipenuhi semangat kebersamaan saat sekitar 200 warga menghadiri kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-128 Tahun Anggaran 2026, Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini menjadi gambaran kuat bahwa pembangunan desa berjalan melalui kolaborasi erat antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat.
Kegiatan Wasev dipimpin langsung oleh Dir Binter Ster TNI Brigjen TNI M. Herry Subagyo, S.I.P. Kehadiran pejabat Mabes TNI tersebut disambut antusias masyarakat yang ingin melihat langsung perhatian pusat terhadap program pembangunan di desa mereka.
Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadli Subur Karamaha, S.Sos., memaparkan bahwa TMMD ke-128 di Desa Slempit mencakup pembangunan jalan desa, Tembok Penahan Tanah (TPT), rehabilitasi RTLH, sarana pertanian, serta berbagai kegiatan sosial dan kesehatan.
Menurut Camat Kedamean Irwanto, S.T., M.T., program TMMD telah menghadirkan manfaat konkret yang dirasakan masyarakat.
“Program TMMD ini sangat membantu masyarakat. Tidak hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong warga bersama TNI,” katanya.
Brigjen TNI M. Herry Subagyo menekankan bahwa keberhasilan TMMD terletak pada keterlibatan aktif masyarakat. Ia menyebut program tersebut sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Rakyat adalah ibu kandung TNI. Seluruh kegiatan yang kami lakukan bertujuan membantu kesulitan masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah,” ujarnya.
Selain meninjau progres pembangunan, Tim Wasev juga menyaksikan langsung kegiatan sosial yang menjadi bagian dari TMMD, seperti penanganan stunting, pengobatan gratis, dan penyuluhan kesehatan.
Pada kesempatan itu, Brigjen TNI M. Herry Subagyo menyerahkan santunan kepada warga sebagai simbol kepedulian TNI terhadap masyarakat. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi pengecoran jalan desa yang nantinya akan meningkatkan akses transportasi dan mendukung aktivitas ekonomi warga.
TMMD ke-128 di Desa Slempit menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari panjang jalan atau jumlah bangunan yang selesai, tetapi juga dari kuatnya semangat gotong royong dan rasa kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat.(*)
Apa Reaksi Anda?