Marak Tawur Sarung, Kapolres Blitar Kota Imbau Orang Tua Awasi Anak 

Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono mengimbau orang tua untuk melakukan pengawasan terhadap putra putrinya. Apalagi jika malam hari belum pulang ...

April 1, 2023 - 02:00
Marak Tawur Sarung, Kapolres Blitar Kota Imbau Orang Tua Awasi Anak 

TIMESINDONESIA, BLITAR – Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono mengimbau orang tua untuk melakukan pengawasan terhadap putra putrinya. Apalagi jika malam hari belum pulang hingga pukul 22.00 WIB, maka ia mengimbau orang tua agar mencari tahu keberadaan anaknya.

AKBP Argowiyono tidak ingin anak anak remaja menjadi korban apalagi menjadi pelaku kejahatan di Kota Blitar.  karena banyaknya pelaku maupun korban kejahatan saat ini terjadi pada anak anak usia remaja.

"Kami mengajak seluruh para orang tua untuk selalu peduli pada putra putranya. Pastikan pukul 22.00 anak anak sudah ada di rumah. mari kita jadikan bulan Ramadan sebagai ladang pahala, bukan ladang bahaya," katanya, Jum'at (31/3/2023).

Menanggapi adanya balap liar dan perang sarung yang ngetren pada bulan Ramadan ini, Kapolres Blitar Kota menegaskan bahwa pihaknya setiap waktu gencar melakukan patroli di seluruh wilayah hukum polres Blitar Kota. Apalagi, bulan puasa yang penuh berkah, pihaknya tidak ingin masyarakat terganggu dalam menjalankan jalankan ibadah puasa.

"Kita akan gencar patroli sampai menjelang hari raya. kita lakukan pendekatan secara humanis. Namun tetap kita lakukan tindakan hukum jika memang ada pelanggaran," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polsek Srengat Polres Blitar Kota menggagalkan tarung sarung di jalan persawahan Kelurahan Srengat, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Jumat (31/3/2023), dini hari. Tarung sarung atau tawuran yang berlangsung saat waktu sahur itu diketahui polisi saat patroli.

Kapolsek Srengat Kompol Wahono mengatakan, Anggota Polsek Srengat sedang melaksanakan patroli pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat saat waktu sahur. Polisi curigai dengan adanya sekelompok pemuda bergerombol di pinggir jalan. 

"Setelah kami periksa, kami menemukan sarung yang digulung dan di salah satu ujungnya ada yang diisi laker. Kami duga akan digunakan untuk tarung sarung," katanya.

Polsek Srengat mengamankan 26 remaja dalam kejadian tersebut. Polisi juga menyita barang bukti sejumlah sarung yang digulung dengan menyelipkan besi di bagian depan. Para remaja itu dibawa ke Polsek Srengat untuk dibina dan diperiksa lebih lanjut.

"Kami juga akan memanggil orang tua para remaja ini untuk mengawasi anak-anaknya. Juga untuk membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatannya," ujarnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow