Malam Nuzulul Quran, TPQ Al Haq Mengajak Santri Menjadi Generasi Qurani

Peringatan Malam Nuzulul Quran pada Bulan Suci Ramadan 1445 Hijriah jatuh pada Kamis (28/3/2024). Umat Muslim berbondong-bondong memenuhi masjid dan melakukan tadarus men ...

Maret 29, 2024 - 12:30
Malam Nuzulul Quran, TPQ Al Haq Mengajak Santri Menjadi Generasi Qurani

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Peringatan Malam Nuzulul Quran pada Bulan Suci Ramadan 1445 Hijriah jatuh pada Kamis (28/3/2024). Umat Muslim berbondong-bondong memenuhi masjid dan melakukan tadarus mengisi ruang hati dan meningkatkan keimanan. 

Seperti terlihat di Masjid Al Haq, Rungkut Permai dan Rungkut Mapan Barat Surabaya. Jemaah yang terdiri dari warga sekitar dan Santri Taman Pendidikan Quran (TPQ) Al Haq duduk rapi mendengar kisah-kisah Islami tentang turunnya kitab suci Al-Quran.

Pengurus masjid mendatangkan pendongeng, Kak Ahmad. Kegiatan positif ini untuk memotivasi para santri, maupun jamaah Masjid Al Haq untuk lebih mengenal tentang kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW,  nabi akhir zaman.

Proses turunnya Al-Quran ini berlangsung secara bertahap selama 22 tahun, 2 bulan 22 hari. Selama periode tersebut, Allah SWT menyampaikan Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW, dalam bentuk 30 juz atau 114 surat, dengan 6666 ayat.

Guru TPQ Masjid Al Haq Ahmad Hariri mengatakan, salah satu implementasi untuk mengajak para santri lebih mencintai Al-Quran, yaitu dengan mendatangkan Kak Ahmad selaku pendongeng anak. 

Kak Ahmad menceritakan tentang kisah turunnya Al-Quran, serta bagaimana Quran itu mulia karena turun di bulan Suci Ramadan.

"Kami berharap dengan dongeng kisah turunnya kitab suci Al-Quran ini mampu membuat anak-anak khususnya para santri TPA dan TPQ Masjid Al Haq lebih termotivasi untuk menjadi generasi cinta Al-Qur'an," terang Ustaz Ahmad Hariri.

Santri-TPQ-2.jpgSantri TPQ Masjid Al Haq duduk rapi mengikuti acara peringatan malam Nuzulul Qur'an, Kamis (28/3/2024) malam.(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)

Selain menghadirkan pendongeng anak, program Masjid Al Haq dalam menyambut Nuzulul Quran yakni, melakukan khotmil Quran bersama para jemaah masjid yang diselenggarakan pada salat tarawih.

"Kami rasa dengan pembacaan khotmil Quran serta tadarus yang digelar secara rutin di Masjid Al Haq, ba'da salat tarawih juga menjadi formula ampuh untuk anak-anak khususnya santri TPA dan TPQ Masjid Al Haq untuk sedikit terlepas dari gadget," ujarnya.

Gadget memang sudah menjadi bagian kehidupan generasi masa kini. Untuk itu, selama momentum Ramadan, para santri TPA dan TPQ Masjid Al Haq terus digembleng dengan melakukan tadarus serta hafalan surat pendek. Tadarus biasanya dilakukan setelah ba'da salat tarawih sampai pukul 10 malam. 

"Hal ini diharapkan mampu membuat anak-anak untuk lebih mencintai Al-Qur'an daripada gadgetnya sendiri," imbuhnya.

Sementara itu, Alif salah satu santri TPQ Masjid Al Haq mengaku cukup bersemangat untuk menjadi salah satu generasi pecinta Quran. Terbukti siswa kelas VIII SMPN 35 Surabaya ini terus berkomitmen melakukan hafalan surat pendek serta rutin mengikuti tadarus selepas shalat tarawih.

"Alhamdulillah sampai saat ini, saya pribadi sudah melakukan hafalan surat pendek dan rutin mengikuti tadarus bersama ustad dan jamaah masjid Al Haq lainnya. Dengan adanya program menyambut Nuzulul Qur'an ini, saya dan teman-teman makin semangat untuk menjadi generasi pecinta Al-Qur'an," katanya saat mengikuti acara peringatan Nuzulul Quran di Masjid Al Haq.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow