Mahasiswa KSM-T UNISMA Gelar Pelatihan Pembuatan Cookies Daun Kelor Bersama Ibu PKK Desa Wringnsongo
Balai Desa Wringinsongo pada senin pagi tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi Tematik (KSM-T)
MALANG Balai Desa Wringinsongo pada senin pagi tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi Tematik (KSM-T) Universitas Islam Malang Bersama ibu-ibu PKK Desa Wringinsongo berkumpul untuk mengikuti pelatihan pembuatan cookies berbahan dasar daun kelor, Senin (23/02/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa dalam mendukung penguatan produk UMKM berbasis potensi lokal desa. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Wringinsongo, kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Program pelatihan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa KSM-T UNISMA dalam mendorong inovasi olahan pangan sehat sekaligus meningkatkan keterampilan ekonomi produktif masyarakat desa.
Daun Kelor, Potensi Lokal Bernilai Ekonomis
Desa Wringinsongo memiliki potensi tanaman kelor yang cukup banyak. Namun, pemanfaatannya selama ini masih terbatas pada konsumsi sayur sehari-hari. Melalui program kerja ini, mahasiswa berupaya mengembangkan inovasi produk olahan berupa cookies daun kelor yang memiliki nilai tambah secara ekonomi dan gizi. Dalam pelatihan ini, ibu-ibu PKK diberikan langsung pemaparan mengenai kandungan nutrisi daun kelor, Teknik pengolahan yang tepat agar tidak pait, hingga praktik langsung pembuatan adonan, dan proses pemanggangan. Hasil cookies daun kelor yang dihasilkan memiliki tekstur renyah, cita rasa yang khas, serta tampilan yang menarik untuk dipasarkan.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
Ketua PKK Desa wringinsongo menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.”pelatihan ini sangat bermanfaat karena menambah wawasan dan keterampilan ibu-ibu apalagi mendekati lebaran biasanya ibu-ibu suka membuat kue. Harapanya, produk ini bisa dikembangkan menjadi usaha bersama yang bisa menambah penghasilan.
Cocok untuk Anak dan Mendukung Kegiatan Posyandu
Salah satu anggota PKK Desa Wringinsongo juga menyampaikan bahwa produk cookies daun kelor ini dinilai aman dan cocok dikonsumsi oleh berbagai kalangan usia, termasuk anak-anak. Menurutnya, inovasi ini sangat bagus untuk mendukung kegiatan posyandu di desa.
“Cookies daun kelor ini menggandung vit c yang mana mendukung imunitas dan sintesis kolagen, dan untuk pencegahan stunting cookies ini juga mengandung protein dan serat yang mana menambahkan rasa kenyang dan mendukung pertumbuhan otot. Kami melihat produk ini sangat cocok dijadikan alternatif camilan sehat dalam kegiatan posyandu, karena kandungan gizinya baik untuk membantu tumbuh kembang anak,” jelasnya.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa KSM-T UNISMA berharap terciptanya produk olahan yang tidak hanya sehat, tetapi juga memiliki daya saing di pasar local. Program ini menjadi Langkah awal dalam membangun kemandirian ekonomi bebasis potensi desa. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
*) Pewarta: Mahasiswa KSM-T Kelompok 30 Universitas Islam Malang (UNISMA)
Apa Reaksi Anda?