KSM-T UNISMA Tebar 1.100 Ekor Benih Ikan Nila untuk Ketahanan Ekosistem Berkelanjutan

Embung Desa Wringinsongo tampak berbeda dari biasanya. Ditengah gerimis sejumlah mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi Tematik KSM-T UNISMA Kelompok 30 dengan Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Dr. Ir. Priya

Maret 4, 2026 - 16:00
KSM-T UNISMA Tebar 1.100 Ekor Benih Ikan Nila untuk Ketahanan Ekosistem Berkelanjutan

MALANG Embung Desa Wringinsongo tampak berbeda dari biasanya. Ditengah gerimis sejumlah mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi Tematik KSM-T UNISMA Kelompok 30 dengan Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Dr. Ir. Priyagung Hartono, M.T terlihat bersiap di tepi embung sambil membawa kantong berisi benih ikan nila, Senin (09/02/2026). 

Suasana  Sore itu, sebanyak 1.100 ekor benih ikan nila resmi ditebar sebagai bagian dari program kerja pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Kegiatan ini dilaksanakan di Embung Desa Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Program penebaran benih ikan nila menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa KSM-T UNISMA dalam mendukung pelestarian ekosistem perairan desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/

Embung Desa, Potensi Lokal yang Dihidupkan Kembali

Embung Desa Wringinsongo selama ini dikenal masyarakat sebagai sarana pengairan sawah dan lokasi pemancingan. Namun, melalui program ini, mahasiswa berupaya menghidupkan kembali potensi embung sebagai media budidaya ikan air tawar yang dapat dikelola secara berkelanjutan oleh warga.

Ketua RW 01 Desa Wringinsongo, Yusep Midianto, menilai program tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, penebaran benih ikan ini dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan ketahanan pangan sekaligus kesejahteraan sosial warga.
“Penyebaran benih ikan ini sangat positif bagi warga sekitar. Kedepannya, ikan-ikan ini bisa menjadi sumber pemasukan desa dan hasilnya tidak untuk individu, tetapi dimanfaatkan untuk membantu warga yang kurang mampu,” ujar Yusep Midianto, Ketua RW 01.

Tantangan Perawatan dan Semangat Swadaya Warga

Meski memberikan harapan besar, program ini juga memiliki tantangan tersendiri. Yusep mengungkapkan bahwa perawatan ikan, penyediaan pakan, serta keamanan embung perlu menjadi perhatian bersama. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat agar program ini berjalan optimal. “Perawatan dan pakan tentu membutuhkan biaya. Selain itu, keamanan embung juga harus dijaga. Warga nantinya akan bergiliran mengontrol kondisi embung agar ikan tetap aman dan terawat,” jelas Yusep Midianto, Ketua RW 01.

Menurutnya, semangat gotong royong dan swadaya masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan pengelolaan bersama, embung tidak hanya menjadi fasilitas desa, tetapi juga sumber manfaat jangka panjang bagi warga.

Apresiasi Pemerintah Desa terhadap Program KSM-T UNISMA

Kepala Desa Wringinsongo, Heri Firmansyah, menyambut baik kegiatan yang digagas oleh mahasiswa KSM-T UNISMA. Ia menilai program penebaran benih ikan nila sejalan dengan visi desa dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengembangkan potensi sumber daya alam secara berkelanjutan. “Saya menyambut dengan baik kegiatan ini, apalagi tujuannya untuk mengembangkan ekosistem alam yang berkelanjutan,” ungkap Heri Firmansyah, Kepala Desa Wringinsongo.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan melibatkan berbagai pihak, sehingga embung desa benar-benar menjadi aset bersama yang produktif dan lestari.

Langkah Kecil, Dampak Besar bagi Desa

Melalui penebaran 1.100 ekor benih ikan nila ini, mahasiswa KSM-T UNISMA berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem perairan desa. Program ini tidak hanya berorientasi pada hasil ekonomi semata, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan solidaritas sosial warga.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa langkah sederhana, jika dilakukan secara kolaboratif, mampu memberikan dampak nyata. Dengan sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, Embung Desa Wringinsongo diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun mendatang. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/

*) Pewarta: Mahasiswa KSM-T Kelompok 30 Universitas Islam Malang (UNISMA)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow