Layani 2 Ribu Lebih Siswa, SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 Malang Respons Sorotan Wali Murid Soal Kualitas Buah MBG

SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 Kota Malang memastikan pemilihan buah dalam program MBG selama Ramadan disesuaikan agar tahan lama dan tetap layak konsumsi.

Februari 27, 2026 - 17:00
Layani 2 Ribu Lebih Siswa, SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 Malang Respons Sorotan Wali Murid Soal Kualitas Buah MBG

MALANG Sorotan wali murid terkait kualitas buah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan mendapat tanggapan dari Kepala SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 Kota Malang, Juffa Hannan. Ia memastikan pemilihan buah telah disesuaikan agar tetap layak konsumsi dan tidak mudah rusak saat didistribusikan ke sekolah.

Menurut Juffa, daya tahan buah menjadi salah satu pertimbangan utama, terutama selama Ramadan. Buah seperti apel dan pir lebih sering dipilih karena relatif tahan lama dan tidak mudah busuk dibandingkan jenis buah lainnya.

“Kalau untuk Ramadan, kami pilih buah yang lebih tahan lama seperti apel dan pir. Kalau memang untuk langsung dikonsumsi, biasanya anggur atau klengkeng,” ujar Juffa, Jumat (27/2/2026).

Tanggapan tersebut menjawab kekhawatiran sejumlah wali murid yang menilai buah dalam paket MBG perlu mendapat perhatian khusus, mengingat risiko cepat busuk atau terkadang belum matang saat diterima siswa.

Juffa menegaskan pihaknya terbuka terhadap kritik dan saran dari orang tua maupun pihak sekolah. SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 menyediakan kanal pengaduan melalui media sosial resmi. Selain itu, setiap sekolah memiliki penanggung jawab (PIC) yang dapat berkomunikasi langsung dengannya.

“PIC dari sekolah punya nomor saya pribadi. Jadi kalau ada keluhan atau saran, bisa langsung disampaikan. Setiap hari kami tampung dan evaluasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keluhan yang paling sering disampaikan bukan hanya terkait kualitas buah, tetapi juga soal porsi makanan. Ada siswa yang merasa porsinya terlalu banyak, sementara lainnya merasa kurang.

“Porsi ini memang variatif. Ada yang kebanyakan, ada yang kekurangan. Itu yang terus kami perbaiki,” imbuhnya.

Saat ini, SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 melayani 13 sekolah dengan total 2.678 siswa, mulai dari jenjang PAUD hingga SMP. Distribusi dilakukan berdasarkan pembagian wilayah sesuai koordinasi tingkat kecamatan.

Dengan jumlah penerima manfaat mencapai ribuan siswa, evaluasi rutin terus dilakukan agar kualitas dan kuantitas menu MBG tetap terjaga sesuai kebutuhan masing-masing jenjang pendidikan.

“Kita membagikan sesuai wilayah yang kita cakup. Ini juga terus kita evaluasi dan menerima semua masukan,” tutupnya.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow