Lantik Serentak 24 PAC, PDIP Probolinggo Targetkan 10 Kursi Pemilu 2029

DPC PDIP Kabupaten Probolinggo melantik 24 PAC secara serentak. Didominasi kaum muda, partai banteng manargetkan 10 kursi dalam Pemilu 2029.

Mei 30, 2026 - 11:00
Lantik Serentak 24 PAC, PDIP Probolinggo Targetkan 10 Kursi Pemilu 2029

PROBOLINGGO - Dewan Pimpinan Cabang atau DPC PDIP Kabupaten Probolinggo, Jatim, melantik 24 Pengurus AnakCabang (PAC) se-wilayah Kabupaten Probolinggo, secara serentak, Jumat (29/5/2026).

Acara pelantikan yang digelar pasca momen Idul Adha ini menjadi langkah strategis konsolidasi partai, sekaligus penegasan arah gerakan politik yang inklusif, ramah kaum muda, dan berorientasi jangka panjang menuju Pemilu 2029.

Kegiatan dihadiri Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Witjaksono, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Edi Paripurna. Kehadiran para pimpinan DPC, badan, sayap partai, dan tokoh senior semakin mengukuhkan kekuatan internal partai.

Pelantikan ini menjadi bukti nyata kebersamaan politik di Kabupaten Probolinggo. Hadir menyaksikan momen tersebut jajaran pimpinan daerah dan ketua umum partai politik lain, di antaranya Bupati Probolinggo Gus Haris, Wakil Bupati sekaligus Ketua DPC PKB Lora Fahmi AHZ, Ketua DPRD sekaligus Ketua DPD Golkar Oka Mahendra, Wakil Ketua DPRD sekaligus Ketua DPC Gerindra Zubaidi, serta pimpinan Nasdem, PPP, dan PKS.

Tak hanya itu, suasana semakin lengkap dengan kehadiran para pemimpin ormas keagamaan seperti Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Ketua PCNU Kraksaan, dan Ketua PD Muhammadiyah. Hal ini mempertegas karakter PDI Perjuangan sebagai rumah besar yang senantiasa bersinergi dan dekat dengan ulama serta tokoh agama.

Kaum Muda Mendominasi

Dalam pidato politiknya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, Khairul Anam, menyebutkan bahwa terbentuknya kepengurusan di 24 PAC adalah hasil kepatuhan dan gotong royong kader, mulai dari tingkat ranting hingga pleno DPD.

"Politik bukan sekadar kekuasaan, melainkan seni melayani masyarakat dengan struktur yang kuat, kemandirian yang bermartabat, dan kerja nyata tanpa pamrih," tegasnya.

Komposisi kepengurusan baru ini menunjukkan wajah partai yang modern dan demokratis. Sebanyak 40,8 persen pengurus merupakan Generasi Z, 23,2 persen Milenial, dan 36,8% Generasi X. Sementara itu, keterwakilan perempuan mencapai 41,2 persen, angka yang melampaui ketentuan kuota minimal 30% serta selaras dengan semangat emansipasi.

Secara ideologis, struktur ini juga sangat inklusif, diisi oleh kader lintas latar belakang ormas dan agama, mulai dari NU, Muhammadiyah, masyarakat Tengger (Hindu), hingga umat Kristiani. Hal ini juga tercermin dari 7 anggota fraksi di DPRD yang merupakan representasi harmoni lintas elemen bangsa.

Target 10 Kursi dan Sinergi Pembangunan

Khairul Anam, menginstruksikan pengurus baru untuk segera melakukan sosialisasi politik masif, mengimplementasikan "5 Mantap Partai", dan menggerakkan program "Merawat Pertiwi" di wilayah masing-masing.

Mengutip petikan suci Bhagavad Gita – "Karmanye Vadhikaraste Ma Phaleshu Kadachana" atau "Fokuslah pada kewajiban, bukan hasil akhir" – ia mengajak seluruh kader bekerja dengan ketulusan.

Menutup kegiatan, PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo secara resmi memasang target elektoral merebut 10 kursi DPRD pada Pemilu 2029 mendatang. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow