Kemensos Salurkan Santunan Rp440 Juta untuk Korban Longsor Situkung Banjarnegara

Kementerian Sosial menyalurkan santunan Rp440 juta kepada ahli waris korban longsor Situkung di Pandanarum, Banjarnegara. Bantuan juga diberikan untuk korban luka dan kebutuhan isi rumah warga terdamp

Maret 15, 2026 - 15:30
Kemensos Salurkan Santunan Rp440 Juta untuk Korban Longsor Situkung Banjarnegara

BANJARNEGARA Ahli waris korban bencana tanah longsor di Dukuh Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, menerima santunan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, Minggu (15/3/2026).

Santunan tersebut diserahkan oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Pendapa Dipayudha Adigraha dengan total nilai bantuan sebesar Rp440 juta.

Sebagai informasi, bencana tanah longsor yang terjadi pada Minggu siang (16/11/2025) di Dukuh Situkung menyebabkan 28 orang meninggal dunia. Selain itu, sebanyak 214 kepala keluarga tercatat terdampak akibat peristiwa tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Jabo menjelaskan bahwa santunan diberikan kepada keluarga korban meninggal dunia serta korban yang mengalami luka-luka akibat bencana longsor tersebut.

“Untuk korban meninggal dunia ada 28 orang, masing-masing mendapatkan tali asih Rp15 juta, sedangkan korban luka-luka mendapatkan Rp5 juta,” ujar Agus Jabo.

Ia menambahkan, pemerintah saat ini juga tengah memproses tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana bagi warga terdampak.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Selanjutnya, pemerintah juga akan melanjutkan pembangunan hunian tetap bagi para korban.

“Kami sedang membangun hunian sementara bagi warga terdampak, kemudian akan dilanjutkan dengan pembangunan hunian tetap,” jelasnya. (*)

Selain santunan kepada korban, Kemensos juga menyalurkan bantuan untuk kebutuhan isi rumah tangga warga yang terdampak bencana. Bantuan tersebut diberikan karena banyak rumah serta perabot milik warga yang rusak akibat longsor.

“Kemensos juga memberikan dukungan untuk membantu isian rumah. Masing-masing rumah mendapatkan Rp3 juta karena saat bencana banyak rumah dan perabot warga yang hancur,” kata Agus Jabo.

Dalam kesempatan itu, Agus Jabo juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Banjarnegara karena baru dapat berkunjung secara langsung ke lokasi bencana.

Ia menjelaskan, pada waktu yang sama sejumlah wilayah lain di Indonesia juga mengalami bencana, antara lain di Majenang, Cilacap, hingga beberapa daerah di Sumatera.

“Saya mohon maaf karena baru bisa datang hari ini. Mengingat banyaknya bencana di berbagai daerah. Alhamdulillah sebelum Lebaran kami bisa memberikan santunan kepada para korban,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali yang turut mendampingi penyerahan santunan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat terdampak bencana di daerahnya.

“Ini sangat berarti bagi masyarakat kami. Terima kasih atas perhatian pemerintah pusat. Meski banyak bencana di daerah lain, Banjarnegara tidak dilupakan,” ujarnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow