Workshop Literasi Keuangan di Malang, Ibu Rumah Tangga Diajak Menabung Emas
Griya Literasi Dewanagari Riyadaz bersama Pegadaian menggelar workshop literasi keuangan di Malang City Point. Kegiatan ini mengajak ibu rumah tangga memahami pengelolaan keuangan dan menabung emas se
MALANG Kesadaran untuk mengelola keuangan secara bijak menjadi tantangan tersendiri dalam kehidupan rumah tangga. Dalam konteks ini, ibu rumah tangga memiliki peran penting dalam mengatur keuangan keluarga guna meningkatkan kesejahteraan rumah tangga.
Menyoroti hal tersebut, Griya Literasi Dewanagari Riyadaz bekerja sama dengan PT Pegadaian menggelar Workshop dan Ajang Kreativitas di Malang City Point, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Dalam acara tersebut, panitia mengajak para ibu dan anak di Kota Malang untuk memahami pentingnya pengelolaan keuangan, termasuk memperkenalkan tabungan emas sebagai salah satu bentuk investasi jangka panjang.
Peserta lomba mewarnai tampak serius dalam Ajang Kreatifitas (Foto: Nihrul Bahy Muhammad for Times Indonesia)
Ketua Pelaksana Workshop, Ike Wahyu Astuti, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menyosialisasikan emas sebagai salah satu aset yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam perencanaan keuangan.
“Harapannya masyarakat dapat lebih memahami cara mengelola keuangan, termasuk menjadikan emas sebagai aset berkelanjutan,” ujar Ike yang juga menjabat Wakil Ketua Yayasan Riadaz.
Pendiri Yayasan Riadaz, Roro Dwi Umi Badriah, menilai tantangan pengelolaan keuangan saat ini juga dipengaruhi oleh perkembangan dunia digital.
Menurutnya, masyarakat perlu memahami berbagai isu keuangan digital, seperti menabung secara digital hingga risiko pinjaman online.
“Edukasi keuangan saat ini, seperti menabung digital ataupun bahaya pinjaman online, penting diketahui masyarakat agar bisa lebih bijak dalam menghadapi persoalan keuangan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Pegadaian, Rizki Aditya, dalam sambutannya menjelaskan keunggulan menabung emas dibandingkan tabungan konvensional. Ia menyebutkan bahwa saat ini investasi emas dapat dilakukan dengan lebih mudah melalui aplikasi digital.
“Investasi emas melalui aplikasi menjadi pilihan yang relatif mudah bagi masyarakat untuk memiliki aset yang lebih tahan terhadap inflasi,” katanya. Menurutnya, langkah tersebut juga dapat menjadi bentuk antisipasi ketika nilai rupiah mengalami penurunan.
Selain workshop, kegiatan juga diramaikan dengan ajang kreativitas berupa lomba mewarnai bagi siswa sekolah dasar. Para peserta tampak antusias dan fokus saat mewarnai gambar yang telah disediakan panitia.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Riadaz berharap masyarakat memiliki ruang untuk memperoleh edukasi yang bermanfaat. Literasi mengenai pengelolaan keuangan dinilai penting sebagai bekal bagi keluarga dalam mewujudkan rumah tangga yang lebih sejahtera. (*)
Apa Reaksi Anda?