Jember Baru Jember Maju, Kesehatan Gratis dan Tanggap Aduan jadi Prioritas

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melakukan langkah progresif dalam mendekatkan layanan publik kepada masyarakat.

Maret 10, 2026 - 16:00
Jember Baru Jember Maju, Kesehatan Gratis dan Tanggap Aduan jadi Prioritas

JEMBER

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melakukan langkah progresif dalam mendekatkan layanan publik kepada masyarakat.

Melalui serangkaian program inovatif seperti UHC Prioritas, Wadul Gus'e, dan Peta Cinta, Bupati Jember Muhammad Fawait berkomitmen menghapus hambatan birokrasi dan finansial yang selama ini dialami warga dalam mengakses hak-hak dasar mereka.

​Hal ini disampaikan langsung dalam rangkaian Gus Sapa Ramadhan 2026 di Kecamatan Ajung, Selasa (10/3/2026) yang dihadiri oleh ratusan warga dan kader kesehatan.

Ditegaskan bahwa Jember kini telah menyandang status UHC (Universal Health Coverage) Prioritas.

Hal ini bukan sekadar gelar, melainkan jaminan nyata bahwa setiap warga yang memiliki KTP Jember berhak mendapatkan pengobatan gratis di fasilitas kesehatan yang bekerja sama. ​

"Pelayanan kesehatan adalah hak dasar. Kami memastikan bahwa pasien yang menggunakan fasilitas gratis ini akan dilayani dengan standar yang sama baiknya dengan pasien umum. Tidak ada diskriminasi di RSUD kami," tegas Fawait.

​Menjawab keluhan warga mengenai jarak tempuh yang jauh untuk mengurus dokumen kependudukan, Pemkab Jember memperkenalkan program "Peta Cinta".

Program ini merupakan desentralisasi layanan pencetakan KTP yang kini dialihkan dari pusat kota langsung ke kantor-kantor kecamatan.

"Warga kini bisa mencetak KTP langsung di kecamatan tanpa harus menunggu lama dan Pemerintah telah menyiapkan 66.000 blanko KTP untuk memastikan tidak ada lagi alasan stok habis di lapangan," ujar Fawait.

Kecamatan Ajung menekankan bahwa seluruh pengurusan dokumen ini wajib tanpa biaya atau gratis total.

​Pemerintah menyadari bahwa sistem yang baik memerlukan pengawasan yang ketat.

Oleh karena itu, diluncurkan kanal komunikasi Wadul Gus'e.

Platform ini menjadi mata dan telinga Bupati untuk menerima laporan langsung dari warga jika ditemukan kendala dalam pelayanan publik, baik di rumah sakit maupun di kantor desa.

​"Jika ada warga yang dipersulit di rumah sakit atau ada oknum yang meminta biaya untuk layanan gratis, segera laporkan melalui Wadul Gus'e. Kami akan tindak lanjuti hari itu juga," ujarnya.

​Pemerintah juga memberikan perhatian khusus bagi para kader Posyandu sebagai pilar utama dalam menekan angka stunting serta menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Jember berencana meningkatkan kesejahteraan mereka melalui Kenaikan Insentif dan Identitas Kebanggaan serta Jaminan Kesehatan Perluasan.

"Rencana kenaikan honorarium bagi para kader dan pemberian seragam baru sebagai identitas resmi petugas lapangan serta kepesertaan BPJS Kesehatan yang tidak hanya melindungi kader, tetapi juga dapat diusulkan untuk anggota keluarga dan warga sekitar yang benar-benar membutuhkan bantuan," tutup Fawait.

​Rangkaian program ini, diharapkan mampu menciptakan efek domino pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Jember secara keseluruhan.

Dengan kesehatan yang terjamin dan administrasi yang mudah, warga diharapkan dapat lebih fokus pada peningkatan ekonomi keluarga. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow